<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KERAGAMAN SUMBER SEJARAH</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">-</mods:namePart><mods:namePart type="family">Siti Maimunah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini membahas tentang pentingnya sumber dalam rekonstruksi sejarah, sehinga tulisan &#13;
sejarah dapat akurat dan dipertanggungjawabkan keobyektifannya. Oleh karena itu peneliti sejarah &#13;
harus memahami sumber-sumber yang dapat dimanfaatkan untuk penulisan sejarah, baik sumber &#13;
primer maupun sekunder, sumber tertulis maupun tidak tertulis. Pokok permaslahan yang diteliti &#13;
adalah konsep sumber sejarah, macam-macam sumber sejarah, dan ilmu bantu sejarah. Dengan &#13;
adanya penelitian ini diharapkan akan dapat diidentifikasi dan dianalisis berbagai macam sumber &#13;
sejarah, sehingga akan mempermudah melakukan rekonstruksi sejarah.  &#13;
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode sejarah. Metode sejarah &#13;
adalah langkah-langkah yang sistematis dan obyektif dalam melakukan penelitian untuk &#13;
merekonstruksi peristiwa masa lampau yang berhubungan dengan manusia. Langkah-langkah &#13;
tersebut adalah: heuristik (pengumpulan sumber) yang berhubungan dengan permaslahan, verifikasi &#13;
(kritik sumber), dilakukan melalui kritik ekstern dan intern, interpretasi (penefsiran sumber) dengan &#13;
cara analisis dan sintesis, dan historiografi (penulisan sejarah). &#13;
Hasil dari penelitian ini adalah dalam rekonstruksi sejarah dibutuhkan identifikasi dan analisis sumber &#13;
secara cermat dan teliti, baik sumber primer maupun sumber sekunder. Dalam perjalanan sejarah &#13;
keragaman sumber semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan &#13;
komunikasi, maka sumber sejarah juga memanfaatkan teknologi itu. Rekonstruksi sejarah semakin &#13;
tajam dan mendalam dengan banyaknya sumber yang berkualitas.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">900 Sejarah, Biografi, dan Geografi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam, Fak. Adab dan Ilmu Budaya, UIN Sunan Kalijaga</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>