    {
      "department": "FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA",
      "subjects": [
        "syi_ah"
      ],
      "eprintid": 77495,
      "date": 2026,
      "userid": 12253,
      "documents": [
          {
            "language": "id",
            "placement": 2,
            "eprintid": 77495,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-07-10 05:51:21",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1848688,
                  "objectid": 1066700,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1848688",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "27e8ff90c500ac4a362cd7945c28aa75",
                  "filesize": 19961,
                  "filename": "surat-surat-pernyataan1783662508.pdf"
                }
            ],
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1066700",
            "main": "surat-surat-pernyataan1783662508.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1066700,
            "format": "text",
            "security": "public",
            "pos": 2,
            "formatdesc": "Surat Pernyataan"
          },
          {
            "language": "id",
            "placement": 13,
            "eprintid": 77495,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-07-10 06:40:50",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1848706,
                  "objectid": 1066711,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1848706",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "1c6a4c798a12e145144d2bc83f85e726",
                  "filesize": 271364,
                  "filename": "ALIRAN  SYIAH DI INDONESIA.pdf"
                }
            ],
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1066711",
            "main": "ALIRAN  SYIAH DI INDONESIA.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1066711,
            "format": "text",
            "security": "public",
            "pos": 13,
            "formatdesc": "Aliran Syiah di Indonesia"
          }
      ],
      "rev_number": 17,
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "given": "-",
            "honourific": null,
            "family": "Zuhrotul Latifah"
          }
        }
      ],
      "dir": "disk0\/00\/07\/74\/95",
      "keywords": "Syi'ah, Indonesia",
      "monograph_type": "project_report",
      "lastmod": "2026-07-10 06:41:50",
      "ispublished": "unpub",
      "publisher": "Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga",
      "metadata_visibility": "show",
      "eprint_status": "archive",
      "status_changed": "2026-07-10 06:41:50",
      "datestamp": "2026-07-10 05:56:17",
      "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/eprint\/77495",
      "full_text_status": "public",
      "divisions": [
        "penelitian"
      ],
      "abstract": "Penelitian ini membahas tentang perkembangan aliran Syiah di \r\nIndonesia dengan mengawali pembahasan pada kelahiran aliran Syiah, masuk \r\ndan berkembangnya di Indonesia dan respons masyarakat atas adanya aliran \r\ntersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan \r\nsosiologi karena sangat berkaitan dengan kehidupan masyarakat secara luas. \r\nHasil penelitian ini menunjukkan bahwa Syiah muncul sebagai sebuah \r\nmazhab setelah  perang Shiffin yang diakhiri dengan tahkim \/ abritase. Syiah \r\nmerupakan salah satu mazhab dalam Islam yang memiliki sejarah panjang \r\ndan berkembang di berbagai negara, termasuk Indonesia. Masuknya Syiah ke \r\nIndonesia melalui proses yang sangat panjang sejak masuknya Islam ke \r\nNusantara yang diawali di Aceh terkhusus di kerajaan Perlak pada abad ke-9 \r\nM, kemudian diperkuat oleh peristiwa Revolusi Iran tahun 1979 yang \r\ndipimpin oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini yang memunculkan ketertarikan \r\nsebagian kalangan intelektual Muslim Indonesia atas kesuksesannya dalam \r\nmenghadapi ketidakadilan. Gencarnya gerakan penerjemahan buku-buku \r\nkarya tokoh Syiah Iran ke dalam bahasa Indonesia  menarik simpati kalangan \r\naktivis muda dan mahasiswa Muslim untuk mempelajari tentang aliran ini \r\ndan beberapa di antaranya berkonversi ke aliran ini. Respons masyarakat \r\nIndonesia atas adanya aliran Syiah juga beragam, ada yang menerima sebagai \r\nbagian dari keberagaman dan ada yang menolak sehingga memunculkan \r\nkonflik di kalangan masyarakat. Diperlukan sikap toleransi, dialog, dan \r\npemahaman yang objektif agar perbedaan mazhab tidak berkembang menjadi \r\nkonflik sosial di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk",
      "type": "monograph",
      "title": "Aliran Syiah di Indonesia",
      "institution": "UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA",
      "place_of_pub": "Yogyakarta"
    }