%0 Thesis %9 Skripsi %A Nur Faizatul Karomah, NIM.: 19104030053 %B FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN %D 2026 %F digilib:77510 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K discovery learning warna; kreativitas anak; kecerdasan anak %P 101 %T PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA-MASYITHOH PATUK GUNUNG KIDUL %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77510/ %X Penelitian ini didorong oleh pengamatan bahwa anak-anak usia 4-5 tahun di RA Masyithoh Patuk Gunung Kidul memiliki kemampuan untuk mengenali warna tetapi kesulitan untuk menyebutkan nama-nama warna tersebut dengan jelas dan tepat seperti menyebutkan warna – warna primer merah , kuning dan biru dalam pembelajaran. Pengembangan kreativitas di usia dini sangat penting, dan metode yang efektif untuk memfasilitasi hal ini adalah melalui latihan mencocokkan warna. Permainan mencocokkan warna memfasilitasi ekspresi artistik pada anak-anak sekaligus meningkatkan keterampilan motorik halus, kesadaran warna, dan kemampuan pemecahan masalah. Dalam pendidikan anak usia dini (PAUD), aktivitas mewarnai berfungsi sebagai teknik pedagogis yang menarik dan partisipatif, memfasilitasi pembelajaran melalui bermain. Studi ini bertujuan untuk meneliti dan mendeskripsikan dampak desain, implementasi, dan penilaian aktivitas identifikasi warna dengan menggunakan pendekatan pembelajaran discovery learning terhadap peningkatan pengenalan warna pada di usia dini. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif untuk meneliti implementasi aktivitas mewarnai melalui pendekatan pembelajaran discovery learning untuk memperdalam pengenalan warna pada di usia dini. Strategi pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara dengan pendidik kelas, dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan perumusan kesimpulan. Kebenaran data dinilai dengan metode triangulasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak usia 4-5 tahun di RA Masyithoh Patuk Gunung Kidul memiliki kemampuan untuk mendeteksi warna, meskipun mereka belum mampu menyebutkan nama warna dengan jelas dan tepat. Metode pembelajaran discovery learning dalam kegiatan pendidikan anak- anak berpengaruh positif terhadap perkembangan imajinasi, dan kemampuan pemecahan masalah. Pada fase perencanaan, siswa memilih tujuan dan tema kegiatan berdasarkan kriteria tertentu. Pendidik menciptakan suasana belajar yang optimal. Pada fase pelaksanaan, pendidik memotivasi siswa untuk memperluas pengetahuan mereka tentang warna untuk meningkatkan kreativitas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan mewarnai yang menggunakan teknik pembelajaran discovery learning memfasilitasi perkembangan imajinasi, dan kemampuan pemecahan masalah pada anak-anak. Praktik ini meningkatkan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor anak, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri mereka. %Z Dr. Rohinah, S.Pd.I., M.A