<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KESIAPAN GURU BAHASA ARAB DALAM IMPLEMENTASI&#13;
KURIKULUM BERBASIS CINTA DI MI AL-HIKMAH JINGLONG&#13;
SUTOJAYAN BLITAR TAHUN AJARAN 2025/2026</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 19104020040</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nismanisrina Mahfudhoh</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>ini dilatarbelakangi oleh urgensi penerapan Kurikulum Berbasis&#13;
Cinta (KBC) sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan akan pendidikan&#13;
yang humanis, empatik, dan bebas kekerasan. Kementerian Agama RI mendorong&#13;
penguatan budaya kasih sayang dalam pembelajaran, namun realisasi di tingkat&#13;
madrasah dasar belum terdokumentasi secara mendalam, khususnya terkait kesiapan&#13;
guru sebagai aktor utama implementasi kurikulum. Berangkat dari konteks ini,&#13;
penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kesiapan guru Bahasa Arab&#13;
dalam menerapkan KBC di MI Al-Hikmah Jingglong Sutojayan Blitar, serta&#13;
mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi keberhasilan&#13;
implementasinya.&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus menggunakan pendekatan&#13;
kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi non-partisipatif, wawancara&#13;
terstruktur dengan kepala sekolah, waka kurikulum, guru Bahasa Arab, dan siswa&#13;
kelas III, serta dokumentasi berupa perangkat pembelajaran dan arsip sekolah.&#13;
Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman yang mencakup&#13;
kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta validitas diuji&#13;
melalui triangulasi sumber, teknik, dan teori.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru Bahasa Arab dalam&#13;
mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MI Al-Hikmah Jingglong&#13;
Sutojayan Blitar tergolong baik. Hal ini terlihat dari kemampuan guru dalam&#13;
merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan merefleksikan pembelajaran yang&#13;
terintegrasi dengan nilai kasih sayang melalui pendekatan dialogis, humanis, dan&#13;
komunikasi empatik. Namun, implementasi belum optimal karena keterbatasan&#13;
waktu, fasilitas, bimbingan teknis, serta pemahaman konsep KBC yang belum&#13;
menyeluruh. Faktor pendukung meliputi kebijakan sekolah, budaya kerja kolaboratif,&#13;
dan lingkungan belajar yang kondusif, sedangkan hambatan lebih bersifat teknis dan&#13;
institusional. Kesimpulannya, diperlukan penguatan melalui pelatihan, pedoman&#13;
implementasi, sarana pembelajaran, serta kolaborasi guru dan orang tua. Penelitian&#13;
selanjutnya disarankan mengeksploras efektivitas penerapan KBC pada mata&#13;
pelajaran atau madrasah berbeda untuk menghasilkan model implementasi yang lebih&#13;
komprehensif.&#13;
Kata Kunci: Implementasi Kurikulum, kurikulum berbasis cinta, kesiapan&#13;
guru, pembelajaran Bahasa Arab</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">492.77 Pendidikan Bahasa Arab</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-03-06</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>