<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>EFEKTIVITAS GOOGLE SITES TERHADAP&#13;
KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR&#13;
KRITIS SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN&#13;
BAHASA INDONESIA DI SD NEGERI PERUMNAS&#13;
CONDONGCATUR</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 24204081010</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nulqia Salsabilla</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemandirian belajar dan&#13;
kemampuan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran yang cenderung&#13;
bersifat satu arah dan didominasi oleh metode konvensional. Kondisi tersebut&#13;
ditemukan berdasarkan hasil wawancara dengan guru dan siswa kelas V di SD&#13;
Negeri Perumnas Condongcatur, yang menunjukkan bahwa pembelajaran belum&#13;
sepenuhnya memberikan ruang bagi siswa untuk belajar secara mandiri,&#13;
mengeksplorasi materi, maupun mengembangkan kemampuan berpikir tingkat&#13;
tinggi. Akibatnya, siswa cenderung pasif, kurang terlatih dalam menganalisis&#13;
permasalahan, serta bergantung pada penjelasan guru. Situasi ini menunjukkan&#13;
perlunya inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang mampu menciptakan proses&#13;
belajar yang lebih interaktif, fleksibel, dan berpusat pada siswa, salah satunya&#13;
melalui pemanfaatan Google Sites.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Google Sites&#13;
terhadap kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada&#13;
pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri Perumnas Condongcatur. Penelitian&#13;
ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control&#13;
group design yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan&#13;
data dilakukan melalui angket kemandirian belajar dan tes kemampuan berpikir&#13;
kritis. Analisis data menggunakan uji Paired Samples t-Test, Independent Samples&#13;
t-Test, dan N-Gain dengan bantuan SPSS 26.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan google sites dapat&#13;
meningkatkan kemandirian belajar siswa. Hasil uji Paired Samples t-Test&#13;
menunjukkan peningkatan rata-rata skor kemandirian belajar dari pretest 55,89&#13;
menjadi posttest 75,61 dengan nilai signifikansi &lt; 0,001 lebih kecil daripada 0,005.&#13;
Hasil Uji Independent Samples t-Test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan&#13;
antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan Signifikansi &lt; 0,001 lebih kecil&#13;
daripada 0,005. Perhitungan efektivitas dengan menggunakan N-Gain pada kelas&#13;
eksperimen sebesar 57,84% termasuk kategori sedang. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa penggunaan google sites dapat meningkatkan kemampuan&#13;
berpikir kritis, hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan peningkatan rata-rata&#13;
skor dari pretest 53,39 menjadi posttest 82,14 dengan nilai signifikansi &lt; 0,001&#13;
lebih kecil daripada 0,005. Uji Independent Samples t-Test menunjukkan perbedaan&#13;
signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol Signifikansi &lt; 0,001 lebih&#13;
kecil daripada 0,005. Perhitungan efektivitas dengan menggunakan N-Gain pada&#13;
kelas eksperimen sebesar 68,72% termasuk kategori sedang.&#13;
Kata kunci: Google Sites, kemandirian belajar, kemampuan berpikir kritis, Bahasa&#13;
Indonesia, sekolah dasar.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-06-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>