    {
      "department": "FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM",
      "subjects": [
        "iath"
      ],
      "eprintid": 77600,
      "thesis_type": "skripsi",
      "date": "2026-06-02",
      "userid": 12241,
      "documents": [
          {
            "language": "id",
            "placement": 1,
            "eprintid": 77600,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-07-22 02:27:36",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1851015,
                  "objectid": 1067733,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1851015",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "c6cae5e67039baee6c0b5ea3cf3fe733",
                  "filesize": 2657677,
                  "filename": "22105030054_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf"
                }
            ],
            "content": "published",
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1067733",
            "main": "22105030054_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1067733,
            "format": "text",
            "security": "public",
            "pos": 1,
            "formatdesc": "DINAMIKA FUNGSI MAN DAN MĀ DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS SEMANTIK TOSHIHIKO IZUTSU"
          },
          {
            "language": "id",
            "placement": 2,
            "eprintid": 77600,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-07-22 02:27:40",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1851018,
                  "objectid": 1067734,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1851018",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "a8b20bfd523507eaf5166dff2f31b7c7",
                  "filesize": 6086071,
                  "filename": "22105030054_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf"
                }
            ],
            "content": "published",
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1067734",
            "main": "22105030054_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1067734,
            "format": "text",
            "security": "validuser",
            "pos": 2,
            "formatdesc": "DINAMIKA FUNGSI MAN DAN MĀ DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS SEMANTIK TOSHIHIKO IZUTSU"
          }
      ],
      "rev_number": 10,
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "given": "NIM.: 22105030054",
            "honourific": null,
            "family": "Wafina Rahmatika Salimah"
          }
        }
      ],
      "dir": "disk0\/00\/07\/76\/00",
      "keywords": "Semantik Al-Qur’an, Toshihiko Izutsu, Man",
      "lastmod": "2026-07-22 02:30:33",
      "ispublished": "pub",
      "metadata_visibility": "show",
      "date_type": "published",
      "eprint_status": "archive",
      "status_changed": "2026-07-22 02:30:33",
      "datestamp": "2026-07-22 02:30:33",
      "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/eprint\/77600",
      "thesis_name": "other",
      "note": "Dr. Mahbub Ghozali",
      "full_text_status": "restricted",
      "contact_email": "sophanshofwan@gmail.com",
      "divisions": [
        "jur_ial"
      ],
      "abstract": "Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya anomali linguistik berupa pertukaran\r\nfungsi dalam penggunaan man ( مَ ن ) dan mā ( مَا ) sebagai kata hubung dalam al-Qur’an.\r\nSecara konvensional-normatif dalam gramatika Arab klasik, man mutlak diperuntukkan\r\nbagi entitas berakal (li al-‘āqil), sedangkan mā untuk entitas tidak berakal (li ghair al-\r\n‘āqil). Namun, teks Al-Qur’an secara paradoks menggunakan man pada konteks nonberakal—\r\nseperti merujuk pada berhala dan taksonomi hewan (dābbah)—serta\r\nmenggunakan mā pada konteks berakal, termasuk merujuk pada perempuan, janin,\r\nhingga zat transenden Allah Swt. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar pengaruh\r\nkonteks makro-mikro terhadap pergeseran fungsi tersebut serta mengungkap\r\nWeltanschauung (pandangan dunia) yang dibangun Al-Qur’an di balik pemilihan diksi\r\ntersebut.\r\nPenelitian kualitatif berbasis studi pustaka ini menjadikan teks Al-Qur'an sebagai\r\nobjek material utama. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan semantik Al-Qur’an\r\nyang digagas oleh Toshihiko Izutsu untuk melacak makna dasar (basic meaning) dan\r\nmakna relasional (relational meaning) secara sinkronik-diakronik dengan memetakan\r\nkronologi teks dari periode pra-Qur’anik (Syair Jahiliyyah) hingga periode Qur’anik\r\n(Makkiyyah dan Madaniyyah). Selain itu, tipologi penafsiran Muhammad Husain AżŻahabî\r\ndigunakan untuk memetakan dinamika resepsi para mufassir terdahulu terhadap\r\nayat-ayat anomali tersebut.\r\nHasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, dinamika penafsiran klasik\r\nhingga kontemporer cenderung mendekati anomali ini melalui kacamata teologis,\r\nhukum, kesusastraan, dan sufistik yang memunculkan konsep implisit seperti penyucian\r\n(tanzīh) atau peleburan makna. Kedua, analisis sinkronik pada syair Jahiliyyah\r\nmengonfirmasi bahwa batas fungsi man dan mā pada masa pra-Qur’anik sudah bekerja\r\nsecara rigid sebagai cerminan kognisi Arab yang antroposentris. Ketiga, analisis\r\ndiakronik menunjukkan bahwa Al-Qur'an melakukan rekayasa konseptual yang\r\nrevolusioner. Pada periode Makkiyyah, man digunakan secara normatif untuk\r\nmengonstruksi kedaulatan manusia guna mendobrak fatalisme Jahiliyyah. Sementara\r\npada periode Madaniyyah, penggunaan non-normatif bekerja melalui dua arah: sebagai\r\nkritik radikal atas nalar oportunistis kaum musyrik (QS. Al-Ḥajj [22]: 13) yang\r\ntersambung dengan konteks transaksional ayat 11, dan sebagai manuver linguistik dalam\r\nQS. An-Nūr [24]: 45 yang digerakkan oleh dominasi unsur agensi manusia untuk\r\nmenggambarkan kesatuan eksistensial ragam makhluk hidup di hadapan poros\r\npenciptaan Allah Swt.\r\nKata Kunci: Semantik Al-Qur’an, Toshihiko Izutsu, Man dan Mā, Weltanschauung.",
      "type": "thesis",
      "title": "DINAMIKA FUNGSI MAN DAN MĀ DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS SEMANTIK TOSHIHIKO IZUTSU",
      "institution": "UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA",
      "pages": 156
    }