<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN KARTU TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY PADA MATERI PAI PENYEBARAN ISLAM OLEH PARA WALISONGO KELAS X SMA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22104010054</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sofia Maulidia</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar kedua di dunia memiliki sejarah panjang penyebaran Islam, salah satunya melalui peran signifikan Walisongo. Meskipun sejarah kontribusi Walisongo sangat krusial dalam pembentukan peradaban Islam Nusantara, proses pembelajarannya di sekolah saat ini masih didominasi oleh metode konvensional sehingga memicu kejenuhan serta rendahnya minat belajar siswa. Salah satu solusi inovatif yang ditawarkan adalah penggunaan teknologi Augmented Reality (AR), yang mampu memvisualisasikan konsep abstrak sejarah ke dalam objek tiga dimensi secara interaktif dan real-time. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif dengan kartu berbasis teknologi augmented reality pada materi PAI penyebaran agama Islam oleh para walisongo kelas X sebagai upaya menyediakan media alternatif yang lebih dinamis bagi guru maupun siswa dalam mendalami sejarah Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Sugiyono. Pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, angket, dan validasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kebutuhan signifikan akan inovasi media pembelajaran yang lebih interaktif di kalangan guru dan peserta didik. Uji validasi oleh ahli materi dan ahli media secara berurutan menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan dengan persentase 97% dengan kategori sangat layak dan 97% dengan kategori sangat layak. Uji coba produk pemakaian dilakukan dengan melibatkan 25 peserta didik kelas X di SMAN 8 Yogyakarta, dengan respon peserta didik mencapai kriteria sangat baik dan cukup baik dalam indikator-indikator yang diberikan. Pengembangan media pembelajaran interaktif diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">371.33 Media Pembelajaran</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>