@phdthesis{digilib77656, month = {July}, title = {EFEKTIVITAS METODE LATTICE TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG OPERASI PERKALIAN SISWA KELAS IV SDN WONOSARI 1}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 19104080046 Neni Nur Utami}, year = {2026}, note = {Andhika Yahya Putra, M.Or.}, keywords = {Metode Lattice, Operasi Perkalian, Kemampuan Berhitung, Pembelajaran Matematika}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77656/}, abstract = {Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya kemampuan berhitung operasi perkalian siswa kelas IV di SDN Wonosari 1. Sebagian siswa cenderung kesulitan dalam menyelesaikan operasi perkalian bersusun, kesalahan yang muncul tidak hanya pada prosedur perkalian yang dilakukan, tetapi juga ketidakpahaman terhadap nilai tempat dan cara menyimpan hasil perkalian. Melalui penelitian ini dengan menerapkan metode lattice diharapkan dapat menjadi alternatif yang dapat menumbuhkan kemampuan berhitung operasi perkalian yang menekankan pada nilai tempat bilangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan berhitung siswa sebelum dan sesudah menggunakan metode lattice dalam operasi perkalian dan untuk mengetahui besarnya efektivitas penggunaan metode lattice terhadap kemampuan berhitung siswa kelas IV SDN Wonosari 1. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-experimental design dengan one group pretest-posttest design yang melibatkan satu kelas tanpa kelas pembanding lainnya. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode nonprobability sampling dengan jenis teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan instrumen tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan metode lattice terhadap kemampuan berhitung siswa efektif, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 57,67 dan post-test sebesar 89,21. Diketahui nilai t-hitung untuk kemampuan berhitung lebih besar dari t-tabel yaitu 11,304 {\ensuremath{>}} 2,069. Kemudian hasil uji menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (0,000 {\ensuremath{<}} 0,05), maka disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest setelah penerapan metode lattice terhadap kemampuan berhitung siswa. sehingga metode lattice efektif dengan diperkuat oleh perhitungan N-Gain yang didapatkan yaitu 0,7266 {\ensuremath{>}} 0,70 maka hasil N-Gain termasuk kategori tinggi. Begitu juga saat ditafsirkan pada kategori tafsiran N-Gain didapatkan angka 72\% yang termasuk dalam kategori cukup efektif. Sehingga penggunaan metode lattice dalam operasi hitung perkalian di kelas IV SDN Wonosari 1 termasuk kategori cukup efektif yaitu sebesar 72\%.} }