eprintid: 77662 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 12460 dir: disk0/00/07/76/62 datestamp: 2026-07-27 03:25:58 lastmod: 2026-07-27 03:25:58 status_changed: 2026-07-27 03:25:58 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: muh.khabib@uin-suka.ac.id creators_name: Alfiya Rizqi, NIM.: 22104040005 title: ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN SELF-REGULATED LEARNING SISWA DENGAN GANGGUAN PENGLIHATAN DI KELAS INKLUSI ispublished: pub subjects: 371.9 divisions: pr_pendidikan_matematika_s1 full_text_status: restricted keywords: Kemampuan Berpikir Kritis, Self-Regulated Learning, Siswa Dengan Gangguan Penglihatan, Kelas Inklusi note: Dr. Sumbaji Putranto, M.Pd. abstract: Pendidikan inklusi menjadi bagian sistem pendidikan yang memiliki tujuan untuk memenuhi hak asasi setiap anak menerima pendidikan tanpa adanya diskriminasi, baik siswa regular maupun siswa berkebutuhan khusus, salah satunya siswa dengan gangguan penglihatan. Siswa dengan gangguan penglihatan memiliki karakteristik dalam mengolah informasi secara logis dan sistematis serta mengatur proses belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik kemampuan berpikir kritis dan self-regulated learning siswa dengan gangguan penglihatan di kelas inklusi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari 6 subjek siswa dengan gangguan penglihatan. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan berpikir kritis, kuisioner self-regulated learning, dan wawancara terkait kedua variabel tersebut. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan berpikir kritis siswa dengan gangguan penglihatan di kelas inklusi pada indikator interpretasi menunjukkan keseluruhan siswa mampu memaparkan informasi yang diketahui dan ditanyakan serta menjelaskan maknanya, meskipun kurang lengkap. Pada indikator analisis, sebagian besar siswa mampu memaparkan konsep dan menguraikan argumen atau langkah penyelesaian. Pada indikator evaluasi, keseluruhan siswa belum mampu memperbaiki langkah penyelesaian pada soal dan hanya seperempat siswa yang mampu menunjukkan kesalahan saja tanpa memperbaiki langkah penyelesaian. Pada indikator inferensi, sebagian besar siswa mampu memprediksi kemungkinan yang terjadi dan menarik kesimpulan. (2) Self-regulated learning siswa dengan gangguan penglihatan pada fase perencanaan menunjukkan sebagian besar siswa menyiapkan strategi sebelum belajar dan menetapkan target nilai yang ingin dicapai. Pada fase pelaksanaan, sebagian besar siswa menjalankan strategi dan berusaha fokus saat pembelajaran berlangsung. Terakhir pada fase refleksi, separuh siswa membandingkan nilai dan target belajar tanpa meninjau kembali proses belajarnya. date: 2026-07-01 date_type: published pages: 235 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Alfiya Rizqi, NIM.: 22104040005 (2026) ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN SELF-REGULATED LEARNING SISWA DENGAN GANGGUAN PENGLIHATAN DI KELAS INKLUSI. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77662/1/22104040005_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77662/2/22104040005_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf