<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ISOLASI MINYAK ATSIRI DAUN WALANG (Etlingera walang (Blume) RM.S.M) DAN ANALISIS SENYAWA DENGAN GC-MS (GAS CHROMATOGRAPHY–MASS SPECTROMETRY) SEBAGAI ALTERNATIF PRAKTIKUM KIMIA DI SMK</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22104060043</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ahmad Sauqillah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Capaian pembelajaran Fase F kurikulum merdeka untuk SMK menuntut peserta&#13;
didik mampu melakukan pengambilan dan persiapan sampel serta analisis dengan&#13;
instrumen modern melalui kegiatan praktikum yang kontekstual. Namun, pada kenyataan&#13;
di sekolah capaian tersebut belum tercapai dengan optimal. Hal ini, dikarenakan&#13;
praktikum yang dilaksanakan masih terbatas pada sampel produk industri dan lingkungan&#13;
saja tetapi belum menggunakan bahan alam sebagai sampel. Oleh karena itu, perlu adanya&#13;
desain praktikum kimia yang memanfaatkan bahan alam sebagai alternatif dalam upaya&#13;
mendukung ketercapaian Capaian Pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk&#13;
menggali potensi desain praktikum karakterisasi senyawa minyak atsiri daun walang&#13;
sebagai alternatif praktikum analisis kimia di SMK dalam Kurikulum Merdeka serta&#13;
mengetahui senyawa penyusun minyak atsiri daun walang dengan menggunakan GC-MS.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode Design-Based Research (DBR) yang meliputi&#13;
tahapan identifikasi dan analisis masalah, perancangan solusi, siklus berulang, dan&#13;
refleksi. Identifikasi dan analisis masalah dilakukan melalui wawancara di sekolah serta&#13;
studi literatur. Perancangan solusi dilakukan dengan dua tahapan yaitu uji laboratorium&#13;
untuk pengembangan desain praktikum dan pengembangan poster praktikum.&#13;
Selanjutnya, pada tahap siklus berulang peneliti melakukan optimasi agar didapatkan&#13;
rancangan akhir yang kemudian dipresentasikan melalui media poster praktikum.&#13;
Tahapan akhir refleksi dilakukan untuk menganalisis saran serta masukan dalam upaya&#13;
mengevaluasi kesesuaian dan potensi kelayakan desain praktikum jika diterapkan di&#13;
sekolah.&#13;
Berdasarkan hasil akhir perancangan yang telah di refleksi dan evaluasi, desain&#13;
praktikum yang dikembangkan dipandang relevan dengan capaian pembelajaran fase F,&#13;
realistis dan bisa dijadikan sebagai alternatif praktikum yang kontekstual berbasis bahan&#13;
alam. Hasil analisis senyawa menunjukkan bahwa minyak atsiri daun walang&#13;
mengandung 47 profil senyawa yang terdeteksi, dengan 3 komponen dominan seperti&#13;
trans-2-decenal (49,18%), 2-dodecenal (10,98%), dan 2-octenal (8,56%). Dengan&#13;
demikian, desain praktikum isolasi dan analisis senyawa minyak atsiri daun walang&#13;
berpotensi untuk dijadikan sebagai alternatif desain praktikum kimia di SMK pada&#13;
Kurikulum Merdeka.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">371.33 Media Pembelajaran</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-07-07</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>