<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ETNOMATEMATIKA PADA AKTIVITAS PRODUKSI BATIK&#13;
DI YOGYAKARTA DAN IMPLEMENTASINYA PADA LKPD&#13;
BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK&#13;
MEMFASILITASI KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22104040006</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dwi Amalia Putri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap 1 merupakan penelitian&#13;
kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data meliputi data primer dan&#13;
sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi yang&#13;
dilakukan oleh peneliti langsung, wawancara terhadap empat narasumber, yaitu&#13;
pemilik rumah produksi Batik Sekar Idaman dan tiga pembatik, serta dokumentasi.&#13;
Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model Miles dan Huberman,&#13;
yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memastikan&#13;
keabsahan data, penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Tahap 2 merupakan&#13;
penelitian pengembangan dengan model Analysis, Design, Development,&#13;
Implementation, and Evaluation (ADDIE). Subjek penelitian pada tahap ini adalah&#13;
peserta didik kelas VII E di MTs N 3 Sleman tahun ajaran 2025/2026. Teknik&#13;
pengumpulan data pada tahap ini meliputi lembar validasi, angket respons, dan tes&#13;
kemampuan penalaran matematis. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif&#13;
kualitatif dan kuantitatif untuk menganalisis validitas, praktikalitas, dan efektivitas&#13;
produk.&#13;
Hasil penelitian tahap 1 menunjukkan bahwa aktivitas produksi batik di&#13;
rumah produksi batik Sekar Idaman menuat berbagai konsep matematika, seperti,&#13;
aritmatika sosial, perbandingan senilai, pertidaksamaan linear satu variabel,&#13;
himpunan, translasi, kekongruenan, barisan aritmatika, pengukuran volume,&#13;
bangun datar, dan bangun ruang. Hasil dari penelitian tahap 2 menunjukkan bahwa&#13;
pengembangan produk LKPD menggunakan model pengembangan ADDIE. LKPD&#13;
yang dikembangkan dalam penelitian ini dinyatakan valid berdasarkan penilaian&#13;
ahli media (rerata skor 24,274) dan ahli materi (rerata skor 30,454), serta praktis&#13;
dengan persentase respons pendidik sebesar 80% dan peserta didik sebesar 85,89%.&#13;
Selain itum LKPD yang dikembangkan dalam penelitian ini dinyatakan efektif&#13;
dengan tingkat ketuntasan sebesar 62,5% dalam kategori “efektif”. Dengan&#13;
demikian, produk LKPD berbasis PBL pada materi aritmatika sosial untuk&#13;
memfasilitasi kemampuan penalaran matematis yang telah memenuhi kriteria valid,&#13;
praktis, dan efektif.&#13;
Kata Kunci : aktivitas produksi batik, etnomatematika, kemampuan penalaran&#13;
matematis, lembar kerja peserta didik, PBL</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">510.7 Pendidikan Matematika</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-22</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>