<didl:DIDL xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:didl="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS" xmlns:dii="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS" xmlns:dip="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DIP-NS" xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/" DIDLDocumentId="http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77731" xsi:schemaLocation="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/did/didl.xsd urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dii/dii.xsd urn:mpeg:mpeg21:2005:01-DIP-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dip/dip.xsd">
  <didl:Item>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dii:Identifier>http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77731</dii:Identifier>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dcterms:modified>2026-07-30T03:06:26Z</dcterms:modified>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Component>
      <didl:Resource mimeType="application/xml" ref="https://digilib.uin-suka.ac.id/cgi/export/eprint/77731/DIDL/digilib-eprint-77731.xml"/>
    </didl:Component>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/descriptiveMetadata</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/xml">
          <oai_dc:dc xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
        <dc:relation>https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77731/</dc:relation>
        <dc:title>TAKHTA TUHAN DALAM NARASI BIBEL DAN AL-QUR’AN&#13;
(KAJIAN INTERTEKSTUALITAS PERSPEKTIF SEMIOTIKA KRISTEVA)</dc:title>
        <dc:creator>Anggun Puspita Ningrum, NIM.: 24205031007</dc:creator>
        <dc:subject>297.122 Quran, Al-Qur'an, Alquran</dc:subject>
        <dc:description>Pembahasan mengenai عَرْش (‘arsy) merupakan salah satu tema penting dalam kajian teologi Islam karena berkaitan dengan penafsiran ayat-ayat sifat Allah, khususnya ayat-ayat mutasyābihāt yang berpotensi menimbulkan beragam pemahaman mengenai relasi antara Tuhan dan ciptaan-Nya. Berbagai kajian tentang عَرْش (‘arsy) yang telah berkembang dalam tradisi tafsir Islam umumnya berada dalam kerangka internal, misalnya takwil terhadap maknanya. Hal ini banyak menghasilkan beragam penafsiran, namun berbagai pendekatan yang telah dilakukan belum sepenuhnya menjelaskan bagaimana simbol عَرْش&#13;
(‘arsy) berhubungan dengan tradisi keagamaan yang lebih luas. Simbol عَرْش (‘arsy) yang dimaknai sebagai tempat bersemayamnya Tuhan bukanlah konsep yang muncul secara eksklusif dalam Al-Qur’an, melainkan juga ditemukan dalam tradisi Bibel melalui istilah Ibrani כִּסֵּא&#13;
(kisse’) dan istilah Yunani θρόνος (thronos). Kesamaan kehadiran simbol tersebut membuka kemungkinan terhadap hubungan intertekstual yang berkontribusi terhadap pembentukan dan transformasi maknanya.&#13;
Penelitian ini bertujuan memperoleh pemahaman mengenai hubungan intertekstual Al-Qur’an dan Bibel dengan objek material berupa takhta Tuhan yang terdapat dalam kedua tradisi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an dan teks-teks Bibel yang memuat simbol takhta Tuhan, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur tafsir, studi Bibel, dan kajian intertekstualitas. Analisis dilakukan menggunakan teori intertekstualitas Julia Kristeva sebagai kerangka utama untuk menelusuri relasi antarteks, kemudian dipadukan dengan hermeneutika simbol Ricoeur untuk mengungkap dimensi simbolik yang terkandung dalam teks.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol takhta Tuhan dalam Bibel dan Al-Qur’an sama-sama berfungsi sebagai simbol kedaulatan, kekuasaan, kemuliaan, dan pemerintahan Tuhan, namun dibentuk dalam penggambaran yang berbeda. Pada Bibel, simbol takhta umumnya hadir melalui visi-visi kenabian yang menampilkan suasana ruang surgawi, kemuliaan ilahi, dan berbagai entitas di sekitar takhta, sedangkan Al-Qur’an menghadirkannya melalui konsep عَرْش (‘arsy) dalam bentuk penyampaian wahyu tanpa deskripsi visual Tuhan secara eksplisit. Analisis intertekstual menunjukkan adanya kesamaan struktur makna yang berakar pada tradisi simbolik Timur Dekat Kuno, khususnya yang berkaitan dengan konsep kerajaan, pemerintahan Ilahi, dan bait suci. Kesamaan struktur tersebut bukan berarti bahwa Al-Qur’an sedang mengulang tradisi sebelumnya, melainkan teksnya mengalami transformasi dan penyesuaian makna sesuai dengan kerangka teologi ajaran Al-Qur’an. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa simbol takhta Tuhan adalah hasil dialog antarteks dan antartradisi yang kompleks, sehingga makna simbol keagamaan tidak terbentuk secara terisolasi dalam satu teks tunggal. Temuan ini juga memperluas kajian intertekstualitas Al-Qur’an dan Bibel sekaligus menunjukkan relevansi teori Kristeva sebagai pendekatan dalam mengkaji pembentukan dan transformasi makna simbol-simbol teologis dalam teks suci.</dc:description>
        <dc:date>2026-06-30</dc:date>
        <dc:type>Thesis</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77731/1/24205031007_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf</dc:identifier>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77731/2/24205031007_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Anggun Puspita Ningrum, NIM.: 24205031007  (2026) TAKHTA TUHAN DALAM NARASI BIBEL DAN AL-QUR’AN (KAJIAN INTERTEKSTUALITAS PERSPEKTIF SEMIOTIKA KRISTEVA).  Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.   </dc:identifier></oai_dc:dc>
        </didl:Resource>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/objectFile</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="text" ref="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77731/1/24205031007_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/objectFile</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="text" ref="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77731/2/24205031007_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/humanStartPage</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/html" ref="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77731/"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
  </didl:Item>
</didl:DIDL>