<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGARUH METODE ROLE PLAYING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA KRAMA INGGIL SISWA SEKOLAH DASAR DI YOGYAKARTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22104080062</mods:namePart><mods:namePart type="family">Marlia Ekandari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Keterampilan berbicara krama pada siswa kelas V belum berkembang secara&#13;
optimal akibat rasa takut salah serta dominasi metode pembelajaran yang monoton.&#13;
Guna mendorong keberanian siswa dalam berpraktik lisan, diterapkan sebuah metode&#13;
yang mampu melibatkan siswa secara aktif melalui simulasi komunikasi kontekstual&#13;
yaitu role playing (bermain peran). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh&#13;
metode role playing terhadap keterampilan berbicara krama inggil siswa.&#13;
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasiexperimental&#13;
design. Penelitian dilaksanakan dalam empat kali pertemuan pada siswa&#13;
kelas V SD Muhammadiyah Suronatan, dengan kelas VA sebagai kelas eksperimen&#13;
(28 siswa) dan kelas VB sebagai kelas kontrol (28 siswa). Teknik pengumpulan data&#13;
dilakukan menggunakan instrumen nontes berupa lembar observasi dengan skala&#13;
rubrik untuk menilai unjuk kerja praktik lisan siswa. Analisis data prasyarat&#13;
menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, sedangkan uji hipotesis dilakukan melalui&#13;
uji statistik nonparametrik Mann-Whitney U berbantuan SPSS.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara&#13;
statistik (p = 0,786 &gt; 0,05). Rata-rata skor kelas eksperimen yang menerapkan role&#13;
playing (46,68) hanya unggul tipis dibandingkan kelas konvensional atau membaca&#13;
nyaring (45,32). Hasil ini dipengaruhi oleh masih kurangnya rasa percaya diri siswa&#13;
dan keterbatasan durasi waktu pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan modifikasi&#13;
penerapan metode role playing dengan memberikan durasi latihan yang lebih panjang&#13;
serta pembiasaan karakter yang intensif guna membangun kepercayaan diri siswa&#13;
sebelum praktik berbicara dilakukan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">371.36 Metode Pengajaran, Metode Pembelajaran</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-07-15</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>