    {
      "subjects": [
        "zio_yahudi"
      ],
      "eprintid": 77788,
      "date": "2018-09",
      "userid": 12253,
      "documents": [
          {
            "language": "id",
            "placement": 2,
            "eprintid": 77788,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-08-04 06:23:17",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1854984,
                  "objectid": 1069605,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1854984",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "b0ad55008b335abcabfd3cf4d2b49d50",
                  "filesize": 1683024,
                  "filename": "Refleksi Filosofis Dominasi dan Aneksasi Zionis Israel atas Palestina Disunitas Arab dan Peran Iran dalam Mengatasi Invasi Amerika Serikat.pdf"
                }
            ],
            "content": "published",
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1069605",
            "main": "Refleksi Filosofis Dominasi dan Aneksasi Zionis Israel atas Palestina Disunitas Arab dan Peran Iran dalam Mengatasi Invasi Amerika Serikat.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1069605,
            "format": "text",
            "security": "public",
            "pos": 2,
            "formatdesc": "Refleksi Filosofis Dominasi dan Aneksasi Zionis Israel atas Palestina Disunitas Arab dan Peran Iran dalam Mengatasi Invasi Amerika Serikat"
          }
      ],
      "rev_number": 13,
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "given": "-",
            "honourific": null,
            "family": "Robby Habiba Abror"
          }
        }
      ],
      "dir": "disk0\/00\/07\/77\/88",
      "keywords": "Refleksi Filosofis, Aneksasi Zionis Israel, Palestina, Disunitas Arab dan Peran Iran, Invasi Amerika Serikat",
      "lastmod": "2026-08-04 06:23:53",
      "ispublished": "pub",
      "isbn": "978-602-6911-06-3",
      "pagerange": "3-32",
      "publisher": "FA Press",
      "metadata_visibility": "show",
      "date_type": "published",
      "eprint_status": "archive",
      "status_changed": "2026-08-04 06:23:53",
      "book_title": "Refleksi Filosofis atas Teologi dan Politik Islam Kajian Filsafat Islam",
      "datestamp": "2026-08-04 03:46:13",
      "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/eprint\/77788",
      "full_text_status": "public",
      "refereed": "TRUE",
      "divisions": [
        "a-buku"
      ],
      "abstract": "Hubungan Israel-Amerika Serikat terjalin sangat mesra \r\ndan tak terbantahkan, karena keduanya saling membu\r\ntuhkan dan punya kepentingan dan musuh yang sama. \r\nKedua mitra koalisi permanen ini mempunyai senjata \r\npemusnah massal atau bom nuklir dengan jumlah fantastis. \r\nDiperkirakan di dunia ini terdapat 14.995 bom nuklir dari \r\nSembilan Negara—Rusia (7.000), AS (6.800), Perancis (300), \r\nChina (270), Inggris (215), Pakistan (140), India (130), Israel (80), dan Korea Utara (60).20 AS-Israel memiliki bom nuklir, \r\ntetapi mereka sendiri yang selalu menuding Irak dan Iran. \r\nPerjanjian Pengurangan Senjata (non-proliferation treaty) \r\nberlaku sejak 1970, tetapi perlombaan senjata pemusnah \r\nmassal (weapon of mass destruction) terus berlangsung \r\ndalam bentuk modernisasi atau pembaruan.\r\nBertrand Russell, seorang filsuf Inggris khawatir jika \r\npecah perang nuklir niscaya akan melahirkan bencana yang \r\nnyata bagi bumi ini. Ia mengingatkan bahwa hanya dengan \r\nakal sehat bencana akibat perang nuklir itu dapat dihentikan \r\natau manusia akan dibiarkan punah.21 Dalam tradisi filsafat \r\npolitik, Russell telah mengajarkan pentingnya pemikiran \r\nyang jernih melihat situasi politik dunia yang pelik dan \r\npenuh kepentingan.22 Setiap bangsa ingin hidup bebas di \r\nbawah payung toleransi antar umat beragama dan hadirnya \r\nNegara yang menghormati HAM dengan benar dengan \r\nmelucuti total senjata pemusnah masal dan ikut mencipta\r\nkan perdamaian dunia dengan adil.23 Israel-AS paham betul \r\nsoal demokrasi dan HAM, sebagaimana mereka fasih bicara \r\nperdamaian dan toleransi. Tetapi itu semua hanya bernilai \r\nsebatas retorika dan pelecehan terhadap sejarah jika praktiknya masih terlibat dalam invasi, dominasi dan aneksasi \r\nterhadap negara-negara lain yang berbeda pendapat dan \r\nkepentingan. Tindakan intimidasi, agresi Israel dan gaya\r\ngaya ancaman sanksi AS yang tidak bisa dibenarkan \r\noleh hukum agama ataupun nalar politik yang sehat dan \r\nberkeadaban sudah seharusnya untuk segera diakhiri demi \r\nterwujudnya keadilan dan perdamaian dunia.",
      "type": "book_section",
      "title": "Refleksi Filosofis Dominasi dan Aneksasi Zionis Israel atas Palestina: Disunitas Arab dan Peran Iran dalam Mengatasi Invasi Amerika Serikat",
      "place_of_pub": "Yogyakarta"
    }