eprintid: 77788 rev_number: 13 eprint_status: archive userid: 12253 dir: disk0/00/07/77/88 datestamp: 2026-08-04 03:46:13 lastmod: 2026-08-04 06:23:53 status_changed: 2026-08-04 06:23:53 type: book_section metadata_visibility: show creators_name: Robby Habiba Abror, - title: Refleksi Filosofis Dominasi dan Aneksasi Zionis Israel atas Palestina: Disunitas Arab dan Peran Iran dalam Mengatasi Invasi Amerika Serikat ispublished: pub subjects: zio_yahudi divisions: a-buku full_text_status: public keywords: Refleksi Filosofis, Aneksasi Zionis Israel, Palestina, Disunitas Arab dan Peran Iran, Invasi Amerika Serikat abstract: Hubungan Israel-Amerika Serikat terjalin sangat mesra dan tak terbantahkan, karena keduanya saling membu tuhkan dan punya kepentingan dan musuh yang sama. Kedua mitra koalisi permanen ini mempunyai senjata pemusnah massal atau bom nuklir dengan jumlah fantastis. Diperkirakan di dunia ini terdapat 14.995 bom nuklir dari Sembilan Negara—Rusia (7.000), AS (6.800), Perancis (300), China (270), Inggris (215), Pakistan (140), India (130), Israel (80), dan Korea Utara (60).20 AS-Israel memiliki bom nuklir, tetapi mereka sendiri yang selalu menuding Irak dan Iran. Perjanjian Pengurangan Senjata (non-proliferation treaty) berlaku sejak 1970, tetapi perlombaan senjata pemusnah massal (weapon of mass destruction) terus berlangsung dalam bentuk modernisasi atau pembaruan. Bertrand Russell, seorang filsuf Inggris khawatir jika pecah perang nuklir niscaya akan melahirkan bencana yang nyata bagi bumi ini. Ia mengingatkan bahwa hanya dengan akal sehat bencana akibat perang nuklir itu dapat dihentikan atau manusia akan dibiarkan punah.21 Dalam tradisi filsafat politik, Russell telah mengajarkan pentingnya pemikiran yang jernih melihat situasi politik dunia yang pelik dan penuh kepentingan.22 Setiap bangsa ingin hidup bebas di bawah payung toleransi antar umat beragama dan hadirnya Negara yang menghormati HAM dengan benar dengan melucuti total senjata pemusnah masal dan ikut mencipta kan perdamaian dunia dengan adil.23 Israel-AS paham betul soal demokrasi dan HAM, sebagaimana mereka fasih bicara perdamaian dan toleransi. Tetapi itu semua hanya bernilai sebatas retorika dan pelecehan terhadap sejarah jika praktiknya masih terlibat dalam invasi, dominasi dan aneksasi terhadap negara-negara lain yang berbeda pendapat dan kepentingan. Tindakan intimidasi, agresi Israel dan gaya gaya ancaman sanksi AS yang tidak bisa dibenarkan oleh hukum agama ataupun nalar politik yang sehat dan berkeadaban sudah seharusnya untuk segera diakhiri demi terwujudnya keadilan dan perdamaian dunia. date: 2018-09 date_type: published publisher: FA Press place_of_pub: Yogyakarta pagerange: 3-32 refereed: TRUE isbn: 978-602-6911-06-3 book_title: Refleksi Filosofis atas Teologi dan Politik Islam Kajian Filsafat Islam citation: Robby Habiba Abror, - (2018) Refleksi Filosofis Dominasi dan Aneksasi Zionis Israel atas Palestina: Disunitas Arab dan Peran Iran dalam Mengatasi Invasi Amerika Serikat. In: Refleksi Filosofis atas Teologi dan Politik Islam Kajian Filsafat Islam. FA Press, Yogyakarta, pp. 3-32. ISBN 978-602-6911-06-3 document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77788/2/Refleksi%20Filosofis%20Dominasi%20dan%20Aneksasi%20Zionis%20Israel%20atas%20Palestina%20Disunitas%20Arab%20dan%20Peran%20Iran%20dalam%20Mengatasi%20Invasi%20Amerika%20Serikat.pdf