<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Genealogi Linguistik Arab Dari Tradisi Klasik hingga Dunia Modern</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">-</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ubaidillah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Buku ini tidak sekadar menyusun fakta-fakta &#13;
sejarah, melainkan mencoba melakukan sebuah pembacaan &#13;
genealogis. Dalam pendekatan ini, kita tidak hanya bertanya &#13;
siapa yang merumuskan sebuah teori, tetapi juga mengapa &#13;
teori itu muncul dan dibutuhkan pada masanya. Kita akan &#13;
melihat bahwa pengetahuan tentang bahasa tidak selalu &#13;
semata-mata persoalan benar dan salah secara gramatikal, &#13;
tetapi juga berkaitan dengan kekuasaan, identitas, dan cara &#13;
sebuah peradaban mendefinisikan dirinya. Pendekatan yang &#13;
terinspirasi dari pemikiran Michel Foucault ini mencoba memahami masa kini dengan menelusuri bagaimana ia &#13;
terbentuk melalui serangkaian pilihan intelektual, konflik &#13;
pemikiran, dan dinamika sejarah di masa lampau. &#13;
Dari perspektif tersebut, buku ini sekaligus merupakan &#13;
sebuah undangan untuk mengajukan kembali sejumlah &#13;
pertanyaan mendasar. Mengapa sebuah “kesalahan” &#13;
berbahasa pada suatu masa dapat dipandang sebagai &#13;
persoalan sosial bahkan politik? Bagaimana aturan tata &#13;
bahasa dapat mencerminkan struktur otoritas dalam &#13;
masyarakat? Dan siapa yang pada akhirnya memiliki &#13;
legitimasi untuk menentukan mana bahasa yang dianggap &#13;
“murni” dan mana yang dipandang menyimpang? &#13;
Di luar proses akademik yang melandasi penyusunan buku &#13;
ini, penulis menyadari bahwa kerja intelektual tidak pernah &#13;
sepenuhnya berlangsung dalam ruang yang terpisah dari &#13;
dukungan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penulis &#13;
menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang tulus &#13;
kepada keluarga yang dengan kesabaran, pengertian, dan &#13;
ketulusan telah memberikan ruang ketenangan bagi penulis &#13;
untuk menekuni proses penulisan buku ini hingga selesai. &#13;
Kehadiran mereka—Nihayatin, istri tercinta, serta anak-anak &#13;
tersayang, Nawwaf, Naiva, Nayyif, dan Naura—menjadi &#13;
penopang sunyi yang senantiasa mengiringi perjalanan &#13;
penulis dalam merangkai kembali jejak genealogi pemikiran &#13;
linguistik Arab yang tersaji dalam buku ini.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">492.7 Arabic/Bahasa Arab</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Linguistik - Terjemahan</mods:classification><mods:originInfo><mods:publisher>PT. Adab Indonesia Grup</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Book</mods:genre></mods:mods>