<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENERAPAN PENDEKATAN INDIVIDU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BACAAN AL-QUR’AN PADA PEMBELAJARAN BTA (BACA TULIS AL-QUR’AN) SISWA KELAS V DI SDN 2 JAMBIDAN BANGUNTAPAN BANTUL</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22104010025</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ananda Rasya Athaya Balqis</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan individu dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an pada pembelajaran Baca Tulis Al-Quran (BTA) siswa kelas V di SD Negeri 2 Jambidan Banguntapan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya perbedaan kualitas membaca Al-Qur’an serta masih ditemukan siswa yang kurang percaya diri dan belum tepat dalam menerapkan kaidah ilmu tajwid saat membaca Al-Qur’an.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas V SD Negeri 2 Jambidan Banguntapan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara ,dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan individu dilakukan melalui bimbingan individu, pemberian perhatian khusus kepada siswa, serta koreksi langsung terhadap kesalahan bacaan sesuai kaidah tajwid.&#13;
Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa yang ditandai dengan meningkatnya kelancaran membaca, ketepatan dalam penerapan ilmu tajwid, sikap lebih berhati-hati dalam membaca, serta kemampuan siswa dalam menyadari dan memperbaiki kesalahan bacaan sercara mandiri. Selain itu, pendekatan individu juga mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengikuti pembelajaran. Faktor pendukung dalam penerapan pendekatan individu meliputi kompetensi guru dan keaktifan siswa, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan kemempuan siswa, kurangnya dukungan orang tua, serta pengaruh teman sebaya. Oleh karena itu, diperlukan upaya berupa bimbingan yang berkelanjutan, kerja sama dengan orang tua, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">371.36 Metode Pengajaran, Metode Pembelajaran</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-06-10</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>