eprintid: 77894 rev_number: 16 eprint_status: archive userid: 12241 dir: disk0/00/07/78/94 datestamp: 2026-08-13 01:42:34 lastmod: 2026-08-13 01:42:34 status_changed: 2026-08-13 01:42:34 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: sophanshofwan@gmail.com creators_name: Rahmadi Bagus Wijaya, NIM.: 24204091025 title: KEPEMIMPINAN SPIRITUAL DALAM SERAT TAJUSALATIN: ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH DAN IMPLIKASINYA BAGI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM ispublished: pub subjects: mkpi divisions: mpi_s2 full_text_status: restricted keywords: Spiritual Leadership, Serat Tajusalatin, Kepemimpinan Pendidikan Islam, Critical Discourse Analysis, Norman Fairclough. note: Dr. Nur Saidah, S. Ag., M. Ag abstract: Lembaga pendidikan Islam menghadapi tantangan dalam mengembangkan kepemimpinan yang tidak hanya efektif secara manajerial, tetapi juga berlandaskan nilai spiritual dan moral. Serat Tajusalatin karya Bukhari al-Jauhari menawarkan konsep kepemimpinan yang kaya akan nilai-nilai tersebut, namun kajian mengenai Spiritual Leadership dalam naskah ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai-nilai Spiritual Leadership dalam Serat Tajusalatin berdasarkan teori Louis W. Fry, menganalisis konstruksi wacananya melalui Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough, serta menginterpretasikan makna filosofisnya berdasarkan perspektif Spiritualitas Islam Seyyed Hossein Nasr dan implikasinya bagi kepemimpinan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap Serat Tajusalatin dan dianalisis menggunakan teori Spiritual Leadership Louis W. Fry, Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough, dan perspektif Spiritualitas Islam Seyyed Hossein Nasr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Serat Tajusalatin mengandung lima nilai utama Spiritual Leadership, yaitu: (1) transendensi; (2) moralitas dan akhlak pribadi; (3) keadilan dan amanah kekuasaan; (4) etika tata kelola pemerintahan; dan (5) pembinaan batin dan generasi penerus. Kelima nilai tersebut merupakan pengembangan konseptual dari dimensi vision, hope/faith, dan altruistic love dalam teori Spiritual Leadership Louis W. Fry yang dikontekstualisasikan ke dalam tradisi kepemimpinan Islam dalam Serat Tajusalatin. Analisis wacana menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut dikonstruksi melalui bahasa religius, narasi etika, dan konteks sosial-politik Islam yang memandang kepemimpinan sebagai amanah yang berorientasi pada kemaslahatan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian Manajemen Pendidikan Islam melalui formulasi konseptual Spiritual Leadership berbasis Serat Tajusalatin yang relevan sebagai landasan kepemimpinan lembaga pendidikan Islam. Kata Kunci: Spiritual Leadership, Serat Tajusalatin, Kepemimpinan Pendidikan Islam, Critical Discourse Analysis, Norman Fairclough. date: 2026 date_type: published pages: 254 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN thesis_type: masters thesis_name: mphil citation: Rahmadi Bagus Wijaya, NIM.: 24204091025 (2026) KEPEMIMPINAN SPIRITUAL DALAM SERAT TAJUSALATIN: ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH DAN IMPLIKASINYA BAGI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77894/1/24204091025_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77894/2/24204091025_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf