eprintid: 77906 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 12241 dir: disk0/00/07/79/06 datestamp: 2026-08-13 07:59:03 lastmod: 2026-08-13 07:59:03 status_changed: 2026-08-13 07:59:03 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: sophanshofwan@gmail.com creators_name: Yunita Hemalia, NIM.: 23202011004 title: KOMUNIKASI LINTAS AGAMA DALAM MEMBANGUN IDENTITAS KEBERAGAMAAN INKLUSIF DI SIMPUL IMAN COMMUNITY YOGYAKARTA ispublished: pub subjects: PA divisions: jur_kpi full_text_status: restricted keywords: Simpul Tman Community Yogyakarta, Komunikasi Lintas Agama, Tdentitas Keberagamaan Tnklusif. note: Dr. Mohammad Zamroni, S.Sos.T., M.Si abstract: Penelitian ini menganalisis bagaimana praktik komunikasi lintas agama di Simpul Tman Community (STMC) Yogyakarta dalam mengonstruksi identitas keberagamaan inklusif diantara para anggotanya. Urgensi penelitian ini didasari oleh kebutuhan untuk menelaah mekanisme komunikasi yang dapat mengubah cara pandang individu menjadi lebih inklusif dan humanis di tengah risiko konflik horizontal dalam masyarakat multikultural. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal dan paradigma fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 14 informan (pengurus, anggota, pendamping, tokoh agama dan mitra eksternal), observasi partisipan, serta studi dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap bahwa konstruksi identitas keberagamaan inklusif berlangsung melalui proses reduksi prasangka yang dimediasi oleh STMC sebagai ruang fasilitator pertemuan lintas agama. Tnteraksi yang bersifat repetitif, intensif, dan substantif berhasil mereduksi prasangka antar kelompok melalui peningkatan pengetahuan lintas agama dan pembentukan hubungan interpersonal yang menekankan dimensi afektif. Praktik komunikasi dialogis dalam komunitas ini tercipta dalam iklim yang sehat, terbuka, dan humanis karena didukung oleh kedekatan emosional (bonding) melalui aktivitas kolektif seperti live-in, diskusi santai, dan budaya populer. Tdentitas sosial anggota terbentuk dalam pola dual in-group membership yaitu sebagai pemeluk agama tertentu sekaligus bagian dari STMC, dimana keterbukaan terhadap agama lain tetap berakar kuat pada iman masing-masing dan bukan merupakan bentuk relativisme. Proses ini termanifestasi dalam nilai passing over to coming back, yaitu keberanian melintasi batas keagamaan untuk kemudian kembali dengan perspektif yang lebih reflektif dan kaya terhadap agamanya sendiri. Secara keseluruhan, sikap inklusif di STMC merupakan hasil pengalaman langsung melalui dialog dan kolaborasi sosial yang efektif membangun kepercayaan antarumat beragama di tengah pluralitas konteks Yogyakarta. Kata kunci Simpul Tman Community Yogyakarta, Komunikasi Lintas Agama, Tdentitas Keberagamaan Tnklusif. date: 2026-06-10 date_type: published pages: 401 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI thesis_type: masters thesis_name: mphil citation: Yunita Hemalia, NIM.: 23202011004 (2026) KOMUNIKASI LINTAS AGAMA DALAM MEMBANGUN IDENTITAS KEBERAGAMAAN INKLUSIF DI SIMPUL IMAN COMMUNITY YOGYAKARTA. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77906/1/23202011004_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77906/2/23202011004_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf