@phdthesis{digilib77911, month = {June}, title = {MANAJEMEN KELOMPOK WANITA TANI RENGGANIS 76 MELALUI EKONOMI SIRKULAR DI DUSUN KAMOJANG KABUPATEN BANDUNG}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 21102030024 Rifda Yusriyah}, year = {2026}, note = {Prof.Dra. Siti Syamsyiatun, MA, Ph.D.}, keywords = {manajemen, kelompok wanita tani, ekonomi sirkular, pemberdayaan perempuan.}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77911/}, abstract = {Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran strategis dalam pemberdayaan perempuan desa, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian lokal. KWT Rengganis 76 yang berada di Dusun Kamojang, Kabupaten Bandung, merupakan salah satu kelompok yang aktif mengembangkan kegiatan berbasis ekonomi sirkular, seperti pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos dan pemanfaatan hasil pertanian menjadi produk olahan. Ekonomi sirkular menjadi pendekatan penting dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan berorientasi pada nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana manajemen KWT Rengganis 76 dalam merencanakan, mengorganisasi, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan ekonomi sirkular yang dijalankan oleh kelompok. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diketahui model manajemen kelompok yang efektif serta tantangan dan peluang yang dihadapi dalam implementasi ekonomi sirkular di tingkat komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KWT Rengganis 76 telah menerapkan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam pengelolaan kegiatan ekonomi sirkular. Perencanaan dilakukan melalui identifikasi potensi lokal dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia, pengorganisasian dilaksanakan melalui pembagian tugas dan kemitraan yang jelas, pelaksanaan diwujudkan melalui berbagai kegiatan produksi dan pengolahan berbasis ekonomi sirkular, sedangkan pengawasan dilakukan melalui monitoring dan evaluasi secara partisipatif dan berkelanjutan. Penerapan fungsi manajemen tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas anggota, pengembangan usaha kelompok, serta mendukung keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan di masyarakat. Faktor pendukung kegiatan ekonomi sirkular di KWT Rengganis 76 meliputi partisipasi anggota, modal sosial yang kuat, dukungan kemitraan, dan pemanfaatan sumber daya lokal. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sumber daya manusia, dominasi anggota lanjut usia, keterbatasan waktu anggota, serta tantangan pengembangan usaha secara berkelanjutan. Kata kunci: manajemen, kelompok wanita tani, ekonomi sirkular, pemberdayaan perempuan} }