<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KEKUASAAN   SIMBOLIK  PEMUKA  AGAMA  ISLAM  DI  YOUTUBE:  ANALISIS PERSPEKTIF  PIERRE  BOURDIEU  TERHADAP  GUS  MIFTAH</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22105010059</mods:namePart><mods:namePart type="family">Aan Mujib Prisetiawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini mengakaji mengenai fenomena kekuasaan simbolik&#13;
diranah sosial, melalui paradigma Strukturalisme Genetik Pierre Bourdieu,&#13;
penelitian ini menganalisa mengenai bagaimana dealektika antara agen dan&#13;
tatanan sosial yang diinternalisasikan, sehingga mengaktualisasikan dan&#13;
membentuk praktik sosial, dengan kerangaka teoritis Pierre Bourdieu dalam&#13;
karya buku Bahasa dan Kekuasaan Simbolik menjelaskan bahwa, bahasa&#13;
tidak hanya dipandang sebagai alat komunikasi yang netral, melainkan&#13;
sebagai instrumen kekuasaan dalam struktur sosial kebudayaan, konsep&#13;
utama dalam teori ini mencangkup Habitus, Modal, dan sintesis simbolik&#13;
sebagai analisa yang dapat menghasilkan kekuasaan simbolik di ranah sosial,&#13;
kekuasaan simbolik mempunyai arti dapat mempengaruhi sudut pandang&#13;
seseorang melalui penggunaan bahasa, di era saat ini, penyebaran informasi&#13;
dalam penggunaan bahasa telah merambah ke media sosial khususnya&#13;
YouTube, untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara&#13;
komperhensif mengenai bagaimana bahasa digunakan sebagai artikulasi dan&#13;
reproduksi kekuasaan simbolik dalam dakwah Gus Miftah melalui&#13;
penelaahan Youtube.&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan&#13;
jenis penelitian Library research dengan pendekatan deskriptif-analisis. Data&#13;
Primer bertumpu pada buku Pierre Bourdieu yang berjudul Bahasa dan&#13;
Kekuasaan Simbolik, serta data sekunder yang diperoleh dari literatur&#13;
Sosiologis-filosofis yang relevan dan dokumentasi ceramah Gus Miftah di&#13;
Youtube.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan praktik berbahasa&#13;
dalam dakwah Gus Miftah, melalui Habitus Linguistik yang sangat khas dan&#13;
adaptif dalam penggunaan bahasa berupa ujaran dapat mempengaruhi&#13;
seseorang, beberapa diantaranya adalah aktris, yang di faktori dan ditopang&#13;
oleh akumulasi modal budaya, modal sosial dan modal simbolis yang&#13;
melekat pada status sosial Gus Miftah sebagai seorang “kyai” dan terafiliasi&#13;
oleh organisasi keagamaan besar seperti Nahdlatul Ulama, sehingga pesanpesan&#13;
dalam penggunaan bahasa bersifat natural dan menjadi Doxa secara&#13;
struktural, karenanya organisasi masyarakat ini sebagai otoritas yang telah&#13;
terlegitimasi, penelitian ini menyimpulkan bahwa di dalam arena digital&#13;
seperti YouTube dapat menghasilkan kekuasaan simbolik bergantung kepada&#13;
keahlian agen dalam mengartikulasi bahasa yang berkorelasi dengan kondisi&#13;
sosial.&#13;
IX&#13;
Kata Kunci : Filsafat sosial, Praktik, Pierre Bourdieu, Habitus, Modal,&#13;
Bahasa, Kekuasaan Simbolik, Gus Miftah, YouTube.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Aqidah Filsafat</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-06-10</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>