TY - THES N1 - Aida Hidayah, S.Th.I., M.Hum. ID - digilib77971 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77971/ A1 - Luluk Aulia, NIM.: 19105030106 Y1 - 2026/06/05/ N2 - Keluarga merupakan pondasi masyarakat untuk membentuk peradaban dan perkembangan kemajuan bangsa yang dimulai dari fase memilih pasangan dan pernikahan. Keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak yang memiliki peran dan posisi masing-masing. Salah satu ayat dalam Al-Qur?an yang menyebutkan terkait keluarga adalah QS. At-Tahrim/66: 6 dan dari ayat tersebut sebagai penjelas bagi pandangan religius modern yang masih menganggap bahwa posisi ayah atau suami dalam keluarga adalah satu-satunya pemikul tanggungjawab. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji ulang QS. At-Tahrim/66: 6 melalui metode pendekatan Ma'n? Cum Maghz? dan digunakan sebagai kerangka analisis terhadap cara menjadi keluarga yang ideal. Penelitian ini merupakan penelitian berjenis kualitatif yang menggunakan metode pengumpulan data berbasis kepustakaan untuk mengumpulkan informasi-informasi yang relevan dengan fokus penelitian. Dalam hal sumber data menggunakan Al-Qur?an sebagai sumner primer, sementara bahan rujukan sekunder berasal dari berbagai kitab, literatur buku, artikel-artikel ilmiah dalam jurnal, serta penelitian-penelitian terdahulu yang sejenis. Untuk tahap pengolahan dan analisis datanya, penelitian ini menerapkan metode deskriptif-analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, berdasarkan al-Ma'n? al-T?r?kh?, ayat ini secara linguistik mengandung perintah aktif dan antisipatif (wiq?yah) kepada seluruh anggota keluarga?ayah, ibu, dan anak?untuk saling menjaga dari ancaman neraka melalui pendidikan, pembinaan moral, dan penguatan spiritual; kedua, al-Maghz? al-T?rikh? mengungkap bahwa ayat ini merupakan koreksi terhadap budaya Arab pra-Islam yang menempatkan ayah sebagai penguasa absolut, ibu tanpa hak hukum, dan anak sebagai properti kabilah; ketiga, al-Maghz? al-Mutaharrik al-Mu'?sir dari ayat ini relevan dengan konteks kekinian, di mana peran ayah adalah sebagai pemimpin yang menggerakkan (bukan sekadar otoritatif), peran ibu dan ayah adalah sebagai pendidik bersama, peran anak adalah sebagai amanah ilahiyah yang wajib dididik dan dilindungi, serta relasi suami-istri dibangun atas mawaddah wa rahmah yang setara dan dialogis. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya wacana penafsiran kontekstual Al-Qur'an, khususnya pada isu keluarga ideal di era kontemporer yang dihadapkan pada tantangan perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, dan disrupsi digital. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - QS. At-Tahrim 66: 6 KW - Ma'na Cum Maghza KW - Keluarga M1 - skripsi TI - KELUARGA IDEAL DALAM QS. AT-TAHRIM 66: 6 PERSPEKTIF MA?NA CUM MAGHZA AV - restricted EP - 106 ER -