<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KESIAPAN SEKOLAH ANAK USIA 4-5 TAHUN DALAM PENDIDIKAN&#13;
TAMAN KANAK-KANAK</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22104030050</mods:namePart><mods:namePart type="family">Annisa Maitrya Zharifa</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kesiapan sekolah anak&#13;
usia 4–5 tahun dalam pendidikan taman kanak-kanak. Permasalahan terlihat dari&#13;
kesulitan anak mengikuti rutinitas pembelajaran, rendahnya kemandirian,&#13;
kemampuan komunikasi yang belum optimal, serta kurangnya fokus dan&#13;
konsentrasi selama kegiatan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mendeskripsikan kondisi kesiapan sekolah anak dan mengidentifikasi faktor-faktor&#13;
yang mempengaruhinya.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus&#13;
deskriptif. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok A1 TK ABA Karanganyar&#13;
Yogyakarta dengan informan guru kelas, kepala sekolah, dan orang tua anak. Data&#13;
dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi,&#13;
kemudian dianalisis menggunakan tahapan kondensasi data, penyajian data, dan&#13;
penarikan kesimpulan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kondisi kesiapan sekolah anak usia&#13;
4-5 tahun dalam pendidikan taman kanak-kanak secara umum menunjukkan&#13;
perkembangan yang positif. Meskipun terdapat beberapa kondisi yang masih&#13;
memerlukan stimulasi lanjutan seperti, koordinasi motorik halus, konsentrasi,&#13;
motivasi belajar, serta pemahaman bahasa dan instruksi. 2) Faktor pendukung&#13;
kesiapan sekolah meliputi dukungan orang tua, pengalaman sosial awal, lingkungan&#13;
sekolah yang nyaman, peran guru, dan kerjasama antara guru dan orang tua. 3)&#13;
Adapun faktor penghambat meliputi kurangnya kematangan perkembangan anak,&#13;
pola asuh yang memanjakan, penggunaan gadget berlebihan, dan keterbatasan&#13;
jumlah guru di sekolah.&#13;
Kata kunci : Kesiapan sekolah, Anak usia 4-5 tahun, Taman kanak-kanak</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-06-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>