%0 Thesis %9 Masters %A Rahmat Hidayat Tutupoho, NIM.: 24202011015 %B FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI %D 2026 %F digilib:77998 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Evolusi, Jurnalisme, Perjuangan, Rohana Kudus, Najwa Shihab %P 159 %T EVOLUSI JURNALISME ROHANA KUDUS DAN NAJWA SHIHAB MELAWAN KEKUASAAN (ANALISIS TEKS PERSPEKTIF TEUN ADRIANUS VAN DIJK) %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77998/ %X Api pergerakan dan perlawanan perempuan melawan kekuasaan kolonialisme ditandai dengan kemunculan Rohana Kudus lewat terobosan pendidikan dan jurnalisme. Najwa Shihab melewati proses kritis demi menentang tindakan penguasa pasca reformasi. Keduanya dianggap sebagai megafon rakyat yang berbunyi untuk memberikan pencerahan. Tetapi perjuangan mereka semakin terpinggirkan oleh pemangku kekuasaan. Rohana Kudus mengalami upaya pengasingan. Sedangkan Najwa Shihab tersingkir dari program televisi karena ketajaman pertanyaan dan pernyataan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan menanamkan semangat perjuangan mereka berdua agar anak bangsa di masa sekarang dan mendatang dapat membela masyarakat. Penelitian ini mendeteksi pemicu keduanya berjurnalisme, pergerakan dan perlawanan kekuasaan, serta evolusi jurnalisme. Penelitian ini berjenis studi pustaka dan studi konten berpendekatan kualitatif dengan paradigma interpretasi. Eksplorasinya berlandaskan empat teori pers, korvergensi media, jalur analisis gender, penghancuran simbolik, dan media etik. Teknik validasinya ialah kekinian, hubungan, otoritas, akurasi, dan tujuan. Analisis wacana kritis Van Dijk dipakai untuk menyelami dimensi teks. Data primer ialah buku sekaligus tulisan kepunyaan mereka berdua. Data sekundernya adalah buku biografi, artikel ilmiah, artikel populer, atau pemberitaan. Hasil pertamanya, kesulitan perempuan mengakses pendidikan dan kesewenang-wenangan pihak penjajah memantik Rohana Kudus berjurnalisme. Najwa Shihab menyaksikan perubahan Indonesia menjadi kerajaan dari foya-foya anak presiden, gubernur, bupati atau walikota yang mendulang keistimewaan. Kedua, Rohana melangsungkan gerakan dan perlawanan lewat jurnalisme dari Poetri Hindia hingga Cahaya Sumatera. Untuk mendukung aksinya, lembaga pendidikan pun dibentuk untuk mendukung proses belajar perempuan menjadi jurnalis perlawananan. Sedangkan Najwa bergerak dari aspek rasionalitas dan kekuatan argumentasi untuk menabur benih gerakan dan perlawanan kepada masyarakat umum. Ketiga, Rohana dan Najwa bukan sekadar menempuh perjalanan evolusi pada institusi media, melainkan juga berevolusi terkait pengawalan isu-isu problematik yang melanda Indonesia. Kata Kunci: Evolusi, Jurnalisme, Perjuangan, Rohana Kudus, Najwa Shihab %Z Evolusi, Jurnalisme, Perjuangan, Rohana Kudus, Najwa Shihab