eprintid: 78013 rev_number: 11 eprint_status: archive userid: 12243 dir: disk0/00/07/80/13 datestamp: 2026-09-02 02:33:36 lastmod: 2026-09-02 02:33:36 status_changed: 2026-09-02 02:33:36 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id creators_name: Ujang Abduloh Mahpud, NIM.: 24205031024 title: PENAFSIRAN MISBAH MUSTAFA ATAS AYAT-AYAT MODERASI BERAGAMA DALAM TAFSIR AL-IKLIL FI MA‘ANI AL-TANZIL (ANALISIS HERMENEUTIKA HANS-GEORG GADAMER) ispublished: pub subjects: 297.1226 subjects: 297.28 divisions: pr_iat_s2 full_text_status: restricted keywords: Misbah Mustafa; moderasi beragama; Tafsir Al-Iklil Fī Ma‘ani Al-Tanzil note: Prof. Dr. Ahmad Baidowi, S.Ag., M.Si. abstract: Dalam kajian tafsir Al-Qur’an, perbedaan corak dan kecenderungan ulama dalam menafsirkan seringkali dipengaruhi oleh kondisi sosio-historis yang menjadi latar belakangnya. Hal ini juga terdapat pada penafsiran KH. Misbah Mustafa dalam menafsirkan Q.S. Al-An’ām:108, yang notebene-nya sebagai ayat moderasi beragama justru tampak seperti adanya kontradiksi antara komentar dengan ayat yang sedang dia tafsirkan. Ayat berbicara tentang larangan mencaci sesembahan agama lain sedangkan dalam penjelasannya KH. Misbah Mustafa justru mengkritik dengan tegas dan keras konsep trinitas Kristen. Penelitian ini menjawab pertanyaan: 1) Bagaimana penafsiran Misbah Mustafa atas ayat-ayat moderasi beragama dalam tafsir Al-Iklīl Fī Ma‘ānī Al-Tanzīl?, 2) Apa saja faktor yang mempengaruhi penafsiran Misbah Mustafa terhadap ayat-ayat moderasi beragama dalam tafsir Al-Iklīl Fī Ma‘ānī Al-Tanzīl? Terminologi moderasi beragama dalam penelitian ini digunakan hanya sebagai istilah untuk pengelompokan ayat yang mengandung nilai-nilai moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori hermeneutika H.G. Gadamer. Teori ini digunakan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang berperan mempengaruhi hasil penafsiran KH. Misbah Mustafa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-analitif bertujuan untuk memaparkan secara mendalam penafsiran KH. Misbah Mustafa dan menganalisisnya dengan pendekatan dan teori yang digunakan untuk mendapatkan hasil yang dituju. Hasil penelitian ini antara lain: ketika menafsirkan Q.S. Al-An’ām: 108, KH. Misbah Mustafa tidak hanya menegaskan larangan menghina sesembahan agama lain tetapi juga mengkritik dengan tegas konsep trinitas dalam ajaran Kristen, hal ini ia ungkapkan sebagai penegasan bahwa yang menjadi tolak ukur kebenaran adalah Al-Qur’an dan akal sehat bukan dilihat dari kuantitas penganutnya. Namun pada penafsiran ayat-ayat moderasi beragama yang lain seperti Q.S. Al-Baqarah: 143, Q.S. Al-Baqarah: 256, Q.S. Al-Mumtaḥanah: 8 dan Q.S. Al-Kāfirūn KH. Misbah Mustafa menunjukkan sikap yang lebih moderat dengan menekankan keseimbangan sosial-keagamaan, kebebasan beragama, berbuat adil kepada siapapun, serta menghormati perbedaan. Dalam penelitian ini juga menemukan bahwa penafsiran KH. Misbah Mustafa dipengaruhi oleh pra-pemahaman dan horizon yang dimilikinya, antara lain: 1) Ideologi Islam tradisionalis yang sangat ketat dan taat pada ajaran Islam, 2) Genealogi keilmuan merujuk pada kitab-kitab turats klasik. 3) Kondisi sosial masyarakat Jawa Pesisir yang memiliki tradisi sosial keagamaan dan bercampur dengan unsur animisme. 3) Kekhawatiran KH. Misbah Mustafa terhadap adanya kemungkinan muncul pemahaman relativisme agama dalam memahami Q.S. Al-An-ām:108 date: 2026-01-04 date_type: published pages: 129 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM thesis_type: masters thesis_name: other citation: Ujang Abduloh Mahpud, NIM.: 24205031024 (2026) PENAFSIRAN MISBAH MUSTAFA ATAS AYAT-AYAT MODERASI BERAGAMA DALAM TAFSIR AL-IKLIL FI MA‘ANI AL-TANZIL (ANALISIS HERMENEUTIKA HANS-GEORG GADAMER). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78013/1/24205031024_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78013/2/24205031024_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf