    {
      "department": "FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM",
      "subjects": [
        297.1226
      ],
      "eprintid": 78048,
      "thesis_type": "skripsi",
      "date": "2026-06-03",
      "userid": 12243,
      "documents": [
          {
            "language": "id",
            "placement": 1,
            "eprintid": 78048,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-09-02 08:23:37",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1860541,
                  "objectid": 1072181,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1860541",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "6b44d8edebd8fa3138dda252134c47bd",
                  "filesize": 3229649,
                  "filename": "22105030102_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf"
                }
            ],
            "content": "published",
            "rev_number": 4,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1072181",
            "main": "22105030102_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1072181,
            "format": "text",
            "security": "public",
            "pos": 1,
            "formatdesc": "RANSFORMASI PENAFSIRAN DALAM KITAB SAFĪNAH KALLA SAYA’LAMUN FI TAFSIRI SHAIKHINA MAIMUN : STUDI ATAS PERGESERAN MAKNA QS. AL-BAQARAH [2] AYAT 239 DAN QS. GHAFIR [40] AYAT 79"
          },
          {
            "language": "id",
            "placement": 2,
            "eprintid": 78048,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-09-02 08:23:41",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1860544,
                  "objectid": 1072182,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1860544",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "a110aee98641da7f734573e9c2464c7e",
                  "filesize": 4568233,
                  "filename": "22105030102_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf"
                }
            ],
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1072182",
            "main": "22105030102_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1072182,
            "format": "text",
            "security": "validuser",
            "pos": 2,
            "formatdesc": "RANSFORMASI PENAFSIRAN DALAM KITAB SAFĪNAH KALLA SAYA’LAMUN FI TAFSIRI SHAIKHINA MAIMUN : STUDI ATAS PERGESERAN MAKNA QS. AL-BAQARAH [2] AYAT 239 DAN QS. GHAFIR [40] AYAT 79"
          }
      ],
      "rev_number": 10,
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "given": "NIM.: 22105030102",
            "honourific": null,
            "family": "Maulidatuz Zu’ama"
          }
        }
      ],
      "dir": "disk0\/00\/07\/80\/48",
      "keywords": "Tafsir Lisan; Mbah Maimun Zubair; Safīnah Kalla Saya‘lamun",
      "lastmod": "2026-09-02 08:29:41",
      "ispublished": "pub",
      "metadata_visibility": "show",
      "date_type": "published",
      "eprint_status": "archive",
      "status_changed": "2026-09-02 08:29:41",
      "datestamp": "2026-09-02 08:29:41",
      "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/eprint\/78048",
      "thesis_name": "other",
      "note": "Nafisatul Mu'Awwanah, M.A.",
      "full_text_status": "restricted",
      "contact_email": "muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id",
      "divisions": [
        "jur_ial"
      ],
      "abstract": "Penelitian ini berangkat dari kajian dinamika perkembangan penafsiran Al- Qur’an di Nusantara, khususnya yang lahir dalam tradisi lisan pesantren. Salah satu karya yang lahir dalam konteks tafsir pesantren adalah kitab Safīnah Kallā Saya‘lamūn fī Tafsīri Shaikhinā Maimūn karya Lora Muhammad Ismail Al- Ascholy. Kitab ini merupakan hasil kodifikasi tertulis dari pengajian lisan (ahadan) KH. Maimoen Zubair (Mbah Mun) saat mengampu kitab Tafsir Jalalayn di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang. Berbeda dengan tafsir pesantren lain seperti Tafsir Al-Ibriz dan Al-Iklil yang berpijak pada otoritas tunggal kyai pada ngaji lisan. Proses penulisan kitab ini melibatkan pihak ketiga yang melakukan dua perubahan: Pertama, pengalih bahasa dari bahasa Jawa ke bahasa Arab. Kedua, penambahan argumen pribadi dari penulisnya yaitu Lora Ismail. Dalam hal ini, keterlibatan Mbah Mun dan Lora Ismail membawa perubahan yang berimplikasi pada terjadinya transformasi penafsiran. Transformasi tersebut terlihat secara jelas pada dua surat, yaitu Qs. Al-Baqarah Ayat 239 dan Qs. Ghafir Ayat 79. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar bagaimana proses transformasi penafsiran terjadi dari teks klasik, beralih ke media lisan pesantren, hingga dikodifikasikan kembali menjadi teks tertulis berbahasa Arab. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis data kepustakaan (library research) menggunakan pendekatan analisis secara deskripstif. Guna membedah kajian ini, data-data dikumpulkan melalui penelusuran pustaka yang bersumber dari naskah kitab dan literatur pendukung lainnya. Sumber data yang digunakan yaitu kitab Safīnah Kallā Saya‘lamūn sebagai sumber data primer dan Tafsir Jalalayn serta beberapa data yang relevan sebagai data sekunder. Hasil penelitian ini menghasilkan dua temuan utama. Pertama, dalam hal isi penafsiran, Mbah Mun memberikan sudut pandang yang sangat unik dan tidak hanya sekedar merujuk Tafsir Jalalayn. Beliau mengontekstualisasikan kata arrijāl (berjalan kaki) dalam Qs. Al-Baqarah Ayat 239 yang dalam Tafsir Jalalayn umumnya dibahas dalam lingkup fiqih shalat khauf (shalat dalam kondisi takut) ke dalam konteks kendaraan. Demikian pula dengan kata al-an'ām (hewan ternak) dalam Qs. Ghafir Ayat 79 yang biasanya ditinjau dalam aspek tauhid dalam Tafsir Jalalayn, oleh Mbah Mun dihubungkan dengan perkembangan teknologi transportasi modern (seperti mobil). Kedua, dalam hal perubahan media tafsir, penafsiran ini mengalami dua tahap transormasi penting, yaitu prosesnya bermula dari kitab tulis Tafsir Jalalayn yang berubah menjadi penjelasan lisan berbahasa Jawa oleh Mbah Mun saat mengaji, lalu diubah lagi menjadi kitab cetak berbahasa Arab lewat tulisan Lora Ismail. Proses pembukuan ini terbukti sama sekali tidak mengurangi otoritas suara keagamaan sang kyai, melainkan justru berhasil memperluas jangkauan ilmu tafsir pesantren ke ruang publik akademis yang lebih luas.",
      "type": "thesis",
      "title": "RANSFORMASI PENAFSIRAN DALAM KITAB SAFĪNAH KALLA SAYA’LAMUN FI TAFSIRI SHAIKHINA MAIMUN : STUDI ATAS PERGESERAN MAKNA QS. AL-BAQARAH [2] AYAT 239 DAN QS. GHAFIR [40] AYAT 79",
      "institution": "UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA",
      "pages": 116
    }