<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGARUH BEBAN KERJA DAN BURNOUT TERHADAP KINERJA PEGAWAI&#13;
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2026</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22104090068</mods:namePart><mods:namePart type="family">Anisatul Ulmia Sani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilaksanakan di Dinas&#13;
Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta dengan didasarkan&#13;
pada formula Slovin dihasilkan sampel sebanyak 86 pegawai (77,18%) dari populasi&#13;
berjumlah 110 pegawai. Variabel independen dalam penelitian ini adalah beban kerja&#13;
(X1) dan burnout (X2), sedangkan variabel dependen adalah kinerja pegawai (Y).&#13;
Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis&#13;
data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Statistik deskriptif digunakan&#13;
untuk menggambarkan distribusi dan karakteristik responden, sedangkan statistik&#13;
inferensial meliputi uji korelasi bivariat dan parsial untuk menguji hubungan&#13;
antarvariabel serta analisis regresi untuk menganalisis pengaruh antarvariabel&#13;
penelitian.&#13;
Hasil perbandingan koefisien korelasi bivariat dengan koefisien korelasi&#13;
parsial menunjukkan koefisien (ryx) &gt; (ryx.z) yaitu 0,809 &gt; 0,497. Artinya secara&#13;
statistik cukup bukti untuk menyatakan bahwa angka kepercayaan 95% beban kerja&#13;
berkorelasi dengan kinerja pegawai dan diperkuat oleh burnout. Hasil analisis regresi&#13;
menunjukkan bahwa kontribusi beban kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai&#13;
lebih besar dibandingkan burnout dengan persamaan Y = 32,660 + 0,347 (X1) - 0,293&#13;
(X2). Koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,746 memiliki arti bahwa&#13;
variabilitas kinerja pegawai (Y) mampu diterangkan oleh variabel beban kerja (X1)&#13;
dan burnout (X2) sebesar 74,6%, sedangkan sisanya sebesar 25,4% diterangkan oleh&#13;
variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.&#13;
Kata Kunci: Beban Kerja, Burnout, Kinerja Pegawai</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Manajemen dan Kebijakan Pendidikan Islam</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-27</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>