%A NIM.: 19105020042 Muhammad Ulil Abshar %O Drs. Rahmat Fajri, M.Ag %T TRADISI TARIKAN GABAH SEBAGAI EKSPRESI RELIGIUS KOMUNITAS AGRARIS: STUDI SOSIO-KEAGAMAAN DI DESA KETRO KECAMATAN TANON KABUPATEN SRAGEN %X Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tradisi Tarikan Gabah di Desa Ketro Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen. serta menganalisisnya dalam perspektif antropologi interpretatif Clifford Geertz.. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pelaksanaan tarikan gabah dan mengapa Masyarakat masih melakukan tradisi tarikan gabah serta nilai-nilai yang terkandung di dalam tradis Tarikan Gabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan tokoh masyarakat, tokoh agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Tarikan Gabah telah berkembang sejak sekitar tahun 1990 dan berawal dari inisiatif KH. Ma'shum Abi Darda dalam mengumpulkan sebagian hasil panen masyarakat untuk mendukung kegiatan pondok pesantren dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Pelaksanaannya meliputi tahap persiapan, pengumpulan gabah, doa bersama, dan distribusi hasil tarikan. Dalam perkembangannya, pola distribusi mengalami perubahan dari bentuk tradisional berupa pembagian gabah secara langsung menjadi bentuk yang lebih modern melalui penjualan gabah untuk mendukung kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan. Tradisi ini melibatkan berbagai aktor sosial, yaitu tokoh agama, pemerintah desa, pondok pesantren, serta masyarakat petani. Selain itu, Tarikan Gabah merupakan sistem simbol yang merepresentasikan rasa syukur kepada Allah SWT, semangat sedekah, gotong royong, dan solidaritas sosial masyarakat agraris. Simbol gabah tidak hanya dimaknai sebagai hasil pertanian, tetapi juga sebagai media yang menghubungkan hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama manusia. Tradisi ini memperlihatkan bahwa nilai-nilai Islam dapat berintegrasi dengan budaya lokal sehingga membentuk ekspresi religius yang memperkuat kohesi sosial, menjaga harmoni masyarakat, serta menjadi salah satu bentuk Islam kultural yang hidup dalam masyarakat Desa Ketro. %K Tradisi Tarikan Gabah; ekspresi religius; masyarakat agraris %D 2026 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib78062