<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>SURVEI TATA KELOLA LAMPU LALU LINTAS DI JALAN LAKSDA ADISUCIPTO DALAM MENUNJANG MOBILITAS HARIAN MASYARAKAT KOTA YOGYAKARTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.:  22107020038</mods:namePart><mods:namePart type="family">Adam Krisna</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tata kelola merupakan suatu metode untuk mengarahkan, mengawasi dan juga menyelaraskan tindakan individu atau lembaga demi tujuan bersama. Jalan Laksda Adisucipto merupakan urat nadi transportasi di Yogyakarta yang menunjang berbagai aspek vital masyarakat seperti ekonomi, sosial dan layanan publik. Akan tetapi, optimalisasi sistem tata kelola lampu lalu lintas di area tersebut dirasa kurang, dimana pada waktu waktu tertentu durasi lampu merah yang terlalu lama mengakibatkan antrean kendaraan yang menumpuk serta mengganggu mobilitas harian masyarakat. Meski deminikian pengguna jalan di sepanjang Jalan Laksda Adisucipto menunjukkan tingkat kepatuhan yang lumayan tinggi terhadap aturan lalu lintas, yang dipengaruhi oleh kesadaran hukun dan keselamatan perjalanan secara internal. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tata kelola lampu lalu lintas terhadap mobilitas harian masyarakat Kota Yogyakarta di jalan Laksda Adisucipto. Teori yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis adalah Teori Tindakan Sosial yang dikemukakan oleh Max Weber. Adapun metode yang digunankan adalah metode kuantitatif. Data yang yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari kuesioner dan data laporan sekunder yang mendukung penelitian peneliti. Kuesioner disebarkan kepada para responden yang merupakan pengguna jalan reguler di Jalan Laksda Adisucipto melalui media digital. Metode analisis yang digunakan adalah uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan aplikasi statistik (SPSS). Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa: 1. Tata kelola lampu lalu lintas pada Jalan Laksda Adisucipto sudah dianggap modern oleh masyarakat, akan tetapi efektifitasnya dalam menyesuaikan kepadatan kendaraan secara real time masih diragukan. 2. Kedisiplinan dan kepatuhan pengguna jalan di area ini tergolong sangat baik dengan mayoritas responden tetap patuh pada rambu lalu lintas meski tanpa pengawasan petugas. 3. Ketidakefisienan pada sistem tata kelola lampu lalu lintas berdampak pada psikologis pengendara, dimana 68,4% responden merasa lelah dan stress akibat durasi lampu lalu lintas yang terlalu lama. 4. Hasil uji statistik mendapatkan angka signifikansi sebesar &lt; 0,001 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (0,001 &lt; 0,05) yang berarti hipotesis diterima, kemudian nilai koefisien korelasi sebesar 0,756 yang artinya variabel tata kelola lampu lalu lintas memiliki hubungan kuat terhadap mobilitas harian masyarakat.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">301 Sosiologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-06-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>