@phdthesis{digilib78115, month = {June}, title = {HUBUNGAN ANTARA DISREGULASI EMOSI DAN LEISURE BOREDOM DENGAN PENGGUNAAN TIKTOK BERMASALAH PADA MAHASISWA GENERASI Z}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 22107010029 Najwa Qonitah}, year = {2026}, note = {Sabiqotul Husna, S.Psi., M.Sc.}, keywords = {Disregulasi Emosi, Leisure Boredom, Generasi Z, Mahasiswa, Penggunaan TikTok Bermasalah}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78115/}, abstract = {Perkembangan media sosial yang semakin pesat membuat TikTok menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan oleh Generasi Z, khususnya mahasiswa. Penggunaan TikTok yang berlebihan diketahui dapat memunculkan perilaku adiksi yang berdampak pada kesejahteraan psikologis maupun aktivitas akademik individu. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan faktor psikologis internal, seperti disregulasi emosi dan leisure boredom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara disregulasi emosi dan leisure boredom dengan penggunaan TikTok bermasalah pada mahasiswa Generasi Z pengguna TikTok di Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan teknik analisis regresi linear berganda. Subjek penelitian berjumlah 231 mahasiswa Generasi Z pengguna TikTok di Pulau Jawa yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi The TikTok Addiction Scale, serta dua instrumen versi adopsi, yaitu Difficulties in Emotion Regulation Scale-16 dan Leisure Boredom Scale. Data dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, regresi linear berganda, serta uji beda tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara disregulasi emosi dan leisure boredom dengan penggunaan TikTok bermasalah pada mahasiswa Generasi Z (R = 0,606; R? = 0,367; p {\ensuremath{<}} 0,001). Secara parsial, disregulasi emosi memiliki hubungan positif yang signifikan terhadap penggunaan TikTok bermasalah dengan sumbangan efektif sebesar 30,22\%, sedangkan leisure boredom memiliki hubungan positif signifikan dengan sumbangan efektif sebesar 6,51\%. Selain itu, tidak ditemukan perbedaan tingkat penggunaan TikTok bermasalah berdasarkan jenis kelamin, namun terdapat perbedaan signifikan berdasarkan durasi penggunaan TikTok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa disregulasi emosi dan leisure boredom merupakan faktor yang berperan dalam munculnya penggunaan TikTok bermasalah pada mahasiswa Generasi Z. Kata Kunci: Disregulasi Emosi, Leisure Boredom, Generasi Z, Mahasiswa, Penggunaan TikTok Bermasalah} }