<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>HUBUNGAN ANTARA DISREGULASI EMOSI DAN LEISURE&#13;
BOREDOM DENGAN PENGGUNAAN TIKTOK BERMASALAH PADA&#13;
MAHASISWA GENERASI Z</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22107010029</mods:namePart><mods:namePart type="family">Najwa Qonitah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan media sosial yang semakin pesat membuat TikTok menjadi salah&#13;
satu platform yang paling banyak digunakan oleh Generasi Z, khususnya&#13;
mahasiswa. Penggunaan TikTok yang berlebihan diketahui dapat memunculkan&#13;
perilaku adiksi yang berdampak pada kesejahteraan psikologis maupun aktivitas&#13;
akademik individu. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan faktor psikologis&#13;
internal, seperti disregulasi emosi dan leisure boredom. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk mengetahui hubungan antara disregulasi emosi dan leisure boredom dengan&#13;
penggunaan TikTok bermasalah pada mahasiswa Generasi Z pengguna TikTok di&#13;
Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan&#13;
teknik analisis regresi linear berganda. Subjek penelitian berjumlah 231 mahasiswa&#13;
Generasi Z pengguna TikTok di Pulau Jawa yang diperoleh menggunakan teknik&#13;
purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi The&#13;
TikTok Addiction Scale, serta dua instrumen versi adopsi, yaitu Difficulties in&#13;
Emotion Regulation Scale-16 dan Leisure Boredom Scale. Data dianalisis&#13;
menggunakan uji asumsi klasik, regresi linear berganda, serta uji beda tambahan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara&#13;
disregulasi emosi dan leisure boredom dengan penggunaan TikTok bermasalah&#13;
pada mahasiswa Generasi Z (R = 0,606; R² = 0,367; p &lt; 0,001). Secara parsial,&#13;
disregulasi emosi memiliki hubungan positif yang signifikan terhadap penggunaan&#13;
TikTok bermasalah dengan sumbangan efektif sebesar 30,22%, sedangkan leisure&#13;
boredom memiliki hubungan positif signifikan dengan sumbangan efektif sebesar&#13;
6,51%. Selain itu, tidak ditemukan perbedaan tingkat penggunaan TikTok&#13;
bermasalah berdasarkan jenis kelamin, namun terdapat perbedaan signifikan&#13;
berdasarkan durasi penggunaan TikTok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa&#13;
disregulasi emosi dan leisure boredom merupakan faktor yang berperan dalam&#13;
munculnya penggunaan TikTok bermasalah pada mahasiswa Generasi Z.&#13;
Kata Kunci: Disregulasi Emosi, Leisure Boredom, Generasi Z, Mahasiswa,&#13;
Penggunaan TikTok Bermasalah</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">155.5 Psikologi Remaja</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-06-22</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>