<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>FENOMENA FRUGAL LIVING SEBAGAI PILIHAN RASIONAL GAYA HIDUP MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 21107020075</mods:namePart><mods:namePart type="family">Novira Ayu Cintya Putri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Generasi Z merupakan kelompok generasi yang tumbuh dalam perkembangan&#13;
teknologi dan kemudahan akses terhadap berbagai layanan, seperti e-commerce.&#13;
Kemudahan tersebut memberikan berbagai pilihan. Di satu sisi memberikan&#13;
kemudahan, di sisi lain mendorong perilaku konsumtif. Kondisi tersebut semakin&#13;
kompleks dengan meningkatnya biaya hidup dan adanya keterbatasan sumber daya&#13;
yang dialami sebagian Generasi Z. Dalam kondisi demikian, frugal living hadir&#13;
menjadi salah satu alternatif jawaban yang menekankan penggunaan sumber daya&#13;
secara bijak hingga mempertimbangkan antara kebutuhan dan keinginan. Fenomena&#13;
frugal living di kalangan Generasi Z menarik untuk dikaji karena penerapannya tidak&#13;
lepas dari pertimbangan dan kondisi masing-masing individu. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk mengetahui pemaknaan konsep frugal living, motivasi yang mendorong&#13;
penerapannya, serta praktik-praktik nyata frugal living di kalangan Generasi Z&#13;
Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode&#13;
kualitatif dengan jenis pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan&#13;
melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan&#13;
adalah teori pilihan rasional milik James S. Coleman dengan aktor dan sumber daya&#13;
menjadi elemen utama dalam teori itu.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memaknai frugal living&#13;
sebagai bentuk pengendalian diri, tanggung jawab, serta upaya membangun kebiasaan&#13;
yang baik demi kenyamanan hidup. Motivasi saat menjalani frugal living didorong oleh&#13;
tiga faktor utama, yaitu keadaan ekonomi yang terbatas, pengaruh lingkungan sekitar&#13;
seperti orang tua dan teman sebaya, serta nilai dan kebiasaan yang dipegang masingmasing.&#13;
Dalam praktiknya, frugal living diwujudkan dengan banyak cara, seperti&#13;
membeli barang sesuai fungsinya dan bertahan lama, merencanakan dan mengontrol&#13;
keuangan, hingga membandingkan harga dan mencari diskon. Berdasarkan hasil&#13;
analisis menggunakan teori pilihan rasional, pilihan informan merupakan hasil&#13;
pertimbangan rasional yang kompleks, yang meliputi kesadaran diri, orientasi pada&#13;
stabilitas finansial, dan pengaruh lingkungan sosial sekitar. Pilihan tersebut juga&#13;
didorong oleh sumber daya yang dimiliki informan seperti private goods dan&#13;
information. Tidak lepas juga dari konteks sosial ekonomi yang berada di lingkup&#13;
informan, seperti tekanan biaya hidup dan underprivileged yang dihadapi Generasi Z.&#13;
Dengan demikian, frugal living dapat menjadi salah satu jawaban berbagai&#13;
permasalahan dan bukan sekadar tren gaya hidup sesaat, melainkan strategi rasional&#13;
yang adaptif dalam menghadapi tantangan sosial ekonomi di era saat ini.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">301 Sosiologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-08-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>