%0 Thesis %9 Skripsi %A Nurmala Indah Syahputri, NIM.: 22104040012 %B FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN %D 2026 %F digilib:78195 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K integrasi keislaman, problem based learning, bemampuan berpikir kritis, kemampuan awal maematika %P 276 %T EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERINTEGRASI KEISLAMAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78195/ %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika dan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran. Pembelajaran matematika terintegrasi keislaman diharapkan sesuai dengan latar belakang madrasah yang berbasis islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika terintegrasi keislaman berbasis Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini juga untuk mengetahui ada atau tidaknya interaksi antara pembelajaran yang diterapkan dan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain faktorial. Variabel moderator dalam penelitian ini adalah kemampuan awal matematika siswa yang dikategorikan menjadi tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian dilaksanakan di MTs Negeri 1 Yogyakarta tahun ajaran 2025/2026 dengan sampel penelitian siswa kelas VIII F sebagai kelas eksperimen dan VIII G sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis berbentuk uraian yang telah memenuhi kriteria valid dan reliabel. Teknik analisis data menggunakan uji Two Way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Post Hoc Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika terintegrasi keislaman berbasis PBL efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini ditunjukkan oleh hasil uji Two Way ANOVA yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada skor kelas kontrol. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara pembelajaran yang diterapkan dan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai signifikansi sebesar 0,506 > 0,05. Dengan demikian, pembelajaran matematika terintegrasi keislaman berbasis Problem Based Learning lebih efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, namun tidak dipengaruhi oleh perbedaan kemampuan awal matematika siswa. Kata Kunci: integrasi keislaman, problem based learning, bemampuan berpikir kritis, kemampuan awal maematika %Z Dr. Mulin Nu’man, S.Pd., M.Pd