<mets:mets OBJID="eprint_78251" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-10-07T12:46:20Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Institutional Repository UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_78251_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PEREDARAN ROKOK ILEGAL DI KABUPATEN PAMEKASAN JAWA TIMUR BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 39 TAHUN 2007 TENTANG CUKAI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22103070125</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hozeyyimah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, saat ini memerlukan penegakan hukum yang kuat sebagai instrumen kontrol sosial dan fiskal. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, mengingat dampak nyata dari maraknya rokok ilegal adalah penurunan pendapatan negara yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Secara sosiologis dan geografis, keberadaan pabrik dan pengusaha rokok ilegal di wilayah pedesaan Pamekasan sangat sulit dijangkau karena tempat produksinya yang tersembunyi dan tidak sesuai dengan ketentuan regulasi. Urgensi penelitian ini didasarkan pada fakta lapangan bahwa angka peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan tetap tinggi, bahkan tercatat Bea Cukai Madura sempat mengamankan hingga 13 juta batang rokok ilegal. Kondisi ini memicu pertanyaan krusial mengenai efektivitas penerapan sanksi pidana dan kepastian hukum, dalam memberikan efek jera terhadap para pelaku.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penegakan hukum terhadap peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan, mengkaji hambatan-hambatan yang dihadapi oleh aparat penegak hukum (khususnya Bea dan Cukai), serta menganalisis kesesuaian penegakan hukum tersebut dalam perspektif Siyāsah Qadā’iyyah. Guna mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi lapangan, studi pustaka terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, serta wawancara mendalam (in-depth interview) dengan pihak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Madura, aparat penegak hukum terkait, pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat setempat. Data yang telah terkumpul kemudian diuji validitasnya menggunakan teknik triangulasi data dan dianalisis secara deskriptif-analitis.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan telah diupayakan secara preventif (sosialisasi dan operasi pasar) dan represif (penyitaan, penyidikan, dan penerapan asas ultimum remedium berdasarkan UU No. 7 Tahun 2021). Namun, efektivitas penegakan hukum di lapangan masih menghadapi kendala besar yang dianalisis melalui teori Soerjono Soekanto dan Lawrence M. Friedman, seperti rendahnya kesadaran hukum, faktor tuntutan ekonomi, keterbatasan fasilitas pengawasan, serta budaya hukum masyarakat yang permisif karena tergiur harga rokok yang murah. Kesimpulannya, dalam perspektif Siyāsah Qadā’iyyah (khususnya fungsi hisbah), penegakan hukum terhadap rokok ilegal ini sah dan krusial demi menjaga kemaslahatan umum (maslahah), mencegah kezaliman (zulm), serta melindungi hak keuangan negara dari praktik pengambilan harta secara batil. Oleh karena itu, pemberantasan rokok ilegal di Pamekasan membutuhkan integrasi tindakan represif, pendekatan edukatif berkelanjutan, serta sinergi aktif dari seluruh elemen masyarakat.&#13;
Kata Kunci: Penegakan Hukum, Rokok Ilegal, Cukai, Siyāsah Qadā’iyyah</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">342 Hukum Tata Negara</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-07-07</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_78251"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_78251_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Institutional Repository UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Institutional Repository UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Institutional Repository UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file ID="eprint_78251_1073385_1" SIZE="3542908" OWNERID="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78251/1/22103070125_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78251/1/22103070125_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file ID="eprint_78251_1073386_1" SIZE="4327435" OWNERID="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78251/2/22103070125_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78251/2/22103070125_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_78251_mods" ADMID="TMD_eprint_78251"><mets:fptr FILEID="eprint_78251_document_1073385_1"></mets:fptr><mets:fptr FILEID="eprint_78251_document_1073386_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>