@phdthesis{digilib78256, month = {August}, title = {PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN LISTENING TEAMS TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI KELAS XI SMA NEGERI 2 BANGUNTAPAN TAHUN AJARAN 2025/2026}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 22104010067 Andira Zaini Ihsan}, year = {2026}, note = {Sri Purnami, S.Psi., M.A.}, keywords = {Listening Teams, Keterampilan Berpikir Kritis, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78256/}, abstract = {Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti serta perlunya strategi pembelajaran yang dapat mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh penerapan strategi pembelajaran Listening Teams terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Adapun sampel diambil menggunakan multistage sampling, berdasarkan kelas yang diampu oleh guru yang sama dan memiliki kemampuan setara sehingga ditetapkan kelas XI FA2 sebagai kelas kontrol dan kelas XI FB sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes berbentuk pilihan ganda (pre-test dan post-test). Analisis data dilakukan melalui Uji Independent sample t dan uji N-Gain. Hasil uji Independent Samples t-Test menghasilkan nilai t sebesar 1,607 dengan nilai signifikansi 0,113 (p {\ensuremath{>}} 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara peningkatan skor kelas yang menggunakan strategi pembelajaran Listening Teams dan kelas konvensional. Berdasarkan hasil tersebut, uji N-Gain tidak dilakukan. Dengan demikian, strategi pembelajaran Listening Teams tidak terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil tersebut perlu dipahami dengan mempertimbangkan keterbatasan penerapan strategi yang hanya dilakukan dalam satu kali pertemuan, sehingga penerapan secara berulang berpotensi memberikan hasil yang berbeda.} }