@phdthesis{digilib78258, month = {July}, title = {INTERNALISASI NILAI KEISLAMAN DALAM KURIKULUM NASIONAL PLUS TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PAI DI SD GLOBAL ISLAMIC SCHOOL 3 YOGYAKARTA}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 22104010069 Nabela Lutfi Triayunita}, year = {2026}, note = {Syarif Hidayatullah, S.Ag., M.Ag., M.A.}, keywords = {Internalisasi, Nilai Keislaman, Kurikulum Nasional Plus, Karakter, Pembelajaran PAI}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78258/}, abstract = {Penelitian ini didasari oleh pentingnya internalisasi nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran PAI guna membentuk karakter siswa di tengah tantangan globalisasi. Pembentukan karakter tidak cukup dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi diperlukan proses internalisasi nilai yang terintegrasi melalui pembelajaran dan budaya sekolah. SD Global Islamic School (GIS) 3 Yogyakarta merupakan lembaga pendidikan yang menerapkan Kurikulum Nasional Plus. Kurikulum ini memperkaya struktur Kurikulum Nasional melalui empat pilar, yaitu akademik, keislaman, keglobalan, dan kepemimpinan serta penggunaan bahasa bilingual dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentukbentuk internalisasi nilai keislaman, mengidentifikasi peran pendidik, serta nilainilai karakter yang terbentuk pada diri siswa melalui pembelajaran PAI berbasis Kurikulum Nasional Plus di SD GIS 3 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan fenomena alamiah yang ditemukan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk-bentuk internalisasi nilai keislaman diwujudkan melalui dua jalur utama, yaitu pembelajaran PAI di dalam kelas menggunakan buku ajar PAI buatan GIS yang mengintegrasikan standar nasional dan muatan Internasional (Kurikulum Cambridge), serta diperkuat melalui kegiatan pembiasaan secara konsisten; (2) peran pendidik di kelas IV diwujudkan melalui pendekatan keteladanan (role model), sebagai fasilitator dan motivator, serta sebagai pembimbing dan pendamping; (3) nilai karakter siswa kelas IV yang berhasil terbentuk dari proses internalisasi nilai Islam meliputi karakter kejujuran, kemandirian, disiplin, toleransi, dan tumbuhnya rasa tanggung jawab.} }