TY - THES N1 - Dr. Akhmad Sholeh, S.Ag., M.S.I. ID - digilib78259 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78259/ A1 - Muhammad Ahyar Fahreza, NIM.: 22104010074 Y1 - 2026/06/26/ N2 - Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penyelenggaraan pendidikan inklusif yang menjamin hak seluruh peserta didik, termasuk siswa disabilitas, untuk memperoleh layanan pendidikan yang setara dan berkualitas. Dalam praktiknya, pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah inklusi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kompetensi guru dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus, penggunaan metode pembelajaran yang belum sepenuhnya adaptif, serta kebutuhan akan layanan pendukung yang memadai. Keberadaan Unit Layanan Difabel (ULD) menjadi salah satu upaya strategis untuk mendukung terciptanya pembelajaran yang inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi ULD dalam meningkatkan inklusivitas pembelajaran PAI serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di kelas XI MAN 2 Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru PAI, pengelola ULD, dan siswa disabilitas kelas XI. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaņa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ULD di MAN 2 Sleman berperan penting dalam meningkatkan inklusivitas pembelajaran PAI melalui pendampingan belajar, penyediaan fasilitas dan media aksesibel, penyesuaian metode pembelajaran, serta kolaborasi antara guru PAI, ULD, dan pihak sekolah. Implementasi tersebut memberikan kemudahan akses belajar dan meningkatkan partisipasi siswa disabilitas dalam pembelajaran. Faktor pendukung meliputi pelatihan guru, komitmen sekolah terhadap pendidikan inklusif, ketersediaan fasilitas pendukung, dan kerja sama antar pemangku kepentingan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan kompetensi sebagian guru dalam pendidikan inklusif, keterbatasan waktu pembelajaran, serta keberagaman kebutuhan siswa disabilitas yang memerlukan layanan berbeda-beda. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Unit Layanan Difabel KW - Pendidikan Inklusif KW - Pembelajaran PAI KW - Siswa Disabilitas M1 - skripsi TI - IMPLEMENTASI UNIT LAYANAN DIFABEL (ULD) DALAM MENINGKATKAN INKLUSIVITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP SISWA DISABILITAS KELAS XI DI MAN 2 SLEMAN AV - restricted EP - 217 ER -