@phdthesis{digilib78261, month = {July}, title = {STRATEGI GURU AKIDAH AKHLAK DALAM UPAYA INTERNALISASI AKHLAK MAHMUDAH PADA PESERTA DIDIK DI MTs NEGERI 9 BANTUL}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 22104010083 Annisa Suryadhika Sholikhah}, year = {2026}, note = {Asniyah Nailasariy, M.Pd.I.}, keywords = {Strategi Guru, Internalisasi Akhlak, Akhlak Mahmudah, Peserta Didik}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78261/}, abstract = {Akhlak merupakan landasan utama dalam pembentukan sikap dan moral peserta didik dalam lingkup sekolah. Guru Akidah Akhlak mempunyai peran strategis dalam proses internalisasi nilai akhlak mahmudah pada peserta didik. Mayoritas peserta didik di MTs Negeri 9 Bantul ini masih ditemukan bentuk perilaku yang menyimpang dari akhlak mahmudah. MTs Negeri 9 Bantul ini secara konsisten menginternalisasikan akhlak mahmudah dengan berbagai program kegiatan dan pembiasaan karakter melalui kegiatan sekolah juga saat pembelajaran dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan guru Akidah Akhlak dalam upaya internalisasi akhlak mahmudah pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian kepala madrasah, guru PAI, guru BK, WAKA kurikulum, siswa kelas 7 dan 8. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi guru Akidah Akhlak dalam internalisasi akhlak mahmudah dibangun melalui empat komponen utama, yaitu keteladanan sebagai pemberian contoh perilaku, pembiasaan sebagai penguatan nilai melalui kegiatan rutin, nasihat sebagai penguatan pemahaman dan kesadaran moral, serta kedisiplinan sebagai mekanisme pembentukan tanggung jawab dan kepatuhan, empat hal tersebut menjadi komponen utama yang saling mendukung dalam membentuk perilaku peserta didik. Penentuan strategi internalisasi akhlak mahmudah pada peserta didik didasarkan pada empat pertimbangan utama, yaitu aspek kesehatan mental, aspek psikologis peserta didik, komunikasi yang efektif, dan pendekatan emosional. Faktor pendukung mencakup kurikulum dan kebijakan sekolah, strategi guru aqidah akhlak dalam internalisasi sinergi guru peserta didik dan orang tua. Faktor penghambat diantaranya faktor internal siswa, faktor dari orang tua faktor lingkungan pergaulan.} }