@phdthesis{digilib78268, month = {July}, title = {IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ADAB DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM TERPADU (SMP IT) ALAM NURUL ISLAM SLEMAN}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 19304016014 Jamaludin}, year = {2026}, note = {Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag.}, keywords = {pendidikan adab, ta?d{\=i}b, implementasi pendidikan, sekolah Islam terpadu, budaya sekolah.}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78268/}, abstract = {Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Informan penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, siswa, orang tua, dan alumni. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Proses pengecekan keabsahan data didasarkan pada derajat kepercayaan (credibility), keteralihan (transferability), ketergantungan (dependability), dan kepastian (confirmability). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi pendidikan adab di SMP IT Alam Nurul Islam diperlukan sebagai dasar pendidikan karena bertujuan membentuk manusia beradab, bukan sekadar mentransfer ilmu. (2) perencanaan pendidikan adab telah dirumuskan dalam visi, budaya sekolah, dan berbagai program pendidikan, namun belum tersusun secara sistematis dalam kerangka konseptual dan operasional yang komprehensif; (3) implementasi pendidikan adab dilaksanakan melalui pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, dan budaya sekolah, tetapi belum berlangsung secara terpadu karena belum sepenuhnya menjadi komitmen kolektif seluruh pemangku kepentingan, sehingga belum membentuk ekosistem pendidikan adab yang utuh; (4) penilaian pendidikan adab dilakukan secara autentik melalui observasi perilaku, pembiasaan, dan instrumen evaluasi yang digunakan untuk memantau perkembangan adab peserta didik. Kata Kunci: pendidikan adab, ta?d{\=i}b, implementasi pendidikan, sekolah Islam terpadu, budaya sekolah.} }