<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>RANCANG BANGUN PROTOTIPE LIBRARY&#13;
VIRTUAL ASSISTANT BEBASIS SEMANTIC&#13;
SEARCH SEBAGAI LAYANAN TEMU&#13;
KEMBALI INFORMASI KARYA&#13;
TULIS ILMIAH</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 242000110</mods:namePart><mods:namePart type="family">Viona Febiyola Bakkara</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Di era digital, ketersediaan informasi yang melimpah justru&#13;
tidak selalu berbanding lurus dengan kemudahan pencarian&#13;
informasi yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan secara&#13;
cepat. Perpustakaan perguruan tinggi yang juga&#13;
bertransformasi secara digital menghadapi kendala serupa,&#13;
salah satu penyebabnya adalah sistem pencarian informasi&#13;
yang pada umumnya masih mengandalkan algoritma&#13;
konvensional berbasis Boolean dan keyword-based search&#13;
yang cara kerjanya hanya mencocokkan kata secara eksak&#13;
(exact match). Akibatnya, sistem tidak mampu memahami&#13;
sinonim, variasi istilah, maupun konteks semantik dari apa&#13;
yang sesungguhnya pengguna cari, sehingga banyak&#13;
dokumen relevan yang luput dari hasil pencarian.&#13;
Perkembangan teknologi Large Language Model (LLM)&#13;
menawarkan solusi atas keterbatasan ini melalui&#13;
kemampuannya memahami bahasa alami secara semantik&#13;
dan kontekstual. Berangkat dari peluang tersebut, penelitian&#13;
ini bertujuan mengembangkan prototipe library virtual&#13;
assistant berbasis semantics search sebagai layanan temu&#13;
kembali informasi karya tulis ilmiah, sekaligus menguji&#13;
tingkat fungsionalitasnya dan mengevaluasi performa&#13;
sistem. Penelitian ini menggunakan metode Research and&#13;
Development (R&amp;D) dengan model pengembangan&#13;
prototyping dengan empat tahapan, yaitu analisis&#13;
kebutuhan, akuisisi data, perancangan, dan pengujian&#13;
fungsionalitas serta performa sistem. Pengujian&#13;
fungsionalitas melibatkan 10 responden dengan metode&#13;
black box testing dengan teknik equivalence partitioning&#13;
vii&#13;
dan satu judgment expert pengujian white box testing&#13;
dengan teknik unit testing. Sedangkan evaluasi performa&#13;
diukur melalui nilai precision dari confusion matrix&#13;
terhadap 50 kata kunci dari seluruh responden. Hasil&#13;
penelitian ini menunjukkan tingkat fungsionalitas 100%&#13;
pada pengujian testing (8 skenario, 80 eksekusi) dan white&#13;
box testing (14 test case, 6 modul). Sedangkan performa&#13;
sistem menghasilkan nilai Precision sebesar 45,41% dari&#13;
1.786 dokumen yang dikembalikan dengan 811 di&#13;
antaranya relevan, yang berdasarkan Skala Penilaian&#13;
Precision tergolong kategori kurang efektif. Temuan ini&#13;
mengindikasikan bahwa sistem telah berfungsi sebagai&#13;
layanan temu kembali berbasis semantics search informasi&#13;
namun masih memerlukan optimalisasi lebih lanjut dalam&#13;
peningkatan relevansi hasil pencarian.&#13;
Kata Kunci: Virtual Assistant, Large Language Model&#13;
(LLM), Temu Kembali Informasi,&#13;
confusion matrix, Precision, Black Box&#13;
Testing, White Box Testing, Perpustakaan&#13;
Digital.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Ilmu Perpustakaan dan Informasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-06-22</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;PASCASARJANA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>