@phdthesis{digilib78277, month = {May}, title = {TRANSFORMASI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKN) MELALUI SINERGI KONSEP THOMAS LICKONA DAN NILAI PANCASILA DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 BANJARNEGARA}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 19300016109 Istirokhah}, year = {2026}, note = {Prof. Zulkipli Lessy, S.Ag., S.Pd., BSW., M.Ag., MSW., Ph.D}, keywords = {Pendidikan karakter, nilai Pancasila, PPKn, Thomas Lickona, pembelajaran, pendekatan kualitatif, siswa MAN 1 Banjarnegara}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78277/}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di MAN 1 Banjarnegara dengan menggunakan perspektif teori pendidikan karakter Thomas Lickona. Teori Lickona menekankan pembentukan karakter melalui tiga komponen utama, yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action, yang digunakan sebagai kerangka analisis untuk memahami proses internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran PPKn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naturalistik, yang memungkinkan peneliti memahami secara mendalam fenomena pendidikan karakter dalam konteks alami lingkungan sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru PPKn, siswa, dan orang tua. Analisis data dilakukan secara induktif dengan pendekatan deskriptif interpretatif, berfokus pada pengalaman dan pemaknaan subjek penelitian terhadap proses pembentukan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran PPKn di MAN 1 Banjarnegara dilaksanakan secara konsisten dan kontekstual melalui kegiatan memahami nilai Pancasila, menumbuhkan sikap dan kesadaran moral, serta membiasakan tindakan anak didik agar sesuai nilai Pancasila. Implementasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembelajaran di kelas, keteladanan guru, budaya sekolah, serta program pembiasaan, seperti pelaksanaan salat berjamaah, pembacaan Asmaul Husna, penerapan kantin kejujuran, dan interaksi sosial antarsiswa. Nilai-nilai karakter yang berkembang secara menonjol meliputi religiusitas, kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian sosial. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa peran guru sebagai teladan moral serta keterlibatan orang tua dan pengaruh lingkungan sekolah berkontribusi dalam memperkuat efektivitas pendidikan karakter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PPKn yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan pendidikan karakter Thomas Lickona berkontribusi dalam pembentukan karakter siswa secara menyeluruh dan berkesinambungan. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan kajian pendidikan karakter berbasis Pancasila serta implikasi praktis bagi perancangan strategi pembelajaran PPKn yang berorientasi pada pembentukan karakter siswa. Kata kunci: Pendidikan karakter, nilai Pancasila, PPKn, Thomas Lickona, pembelajaran, pendekatan kualitatif, siswa MAN 1 Banjarnegara} }