<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Haji Shariatullah Reformis Islam Terkemuka di Bangladesh</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">-</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dudung Abdurahman</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Haji Shariatullah menempati posisi penting dalam sejarah &#13;
kebangkitan Islam di Bengal pada abad ke-19. Melalui Gerakan &#13;
Faraidi yang ia pelopori, ia memadukan semangat pemurnian &#13;
akidah dengan perjuangan sosial yang membela kaum Muslim &#13;
dari praktik sinkretik, dominasi elite Hindu, dan penindasan &#13;
kolonial Inggris. Latar belakang intelektualnya yang terbentuk &#13;
selama tinggal di Makkah membekalinya dengan perspektif &#13;
tajdīd (pembaruan) yang kuat dan konsisten terhadap ajaran Islam murni. Ia bukan hanya seorang ulama yang menyerukan &#13;
perbaikan ritual, tetapi juga tokoh reformis yang menggerakkan &#13;
kesadaran kolektif umat Islam untuk menegakkan martabat &#13;
agama dan keadilan sosial.&#13;
Usaha-usaha reformasi yang dilakukan Shariatullah—mulai &#13;
dari pemurnian tauhid, pelurusan praktik keagamaan, hingga &#13;
pengorganisasian umat dalam menghadapi struktur sosial yang &#13;
tidak adil—telah menghasilkan transformasi yang sangat penting &#13;
bagi umat Islam Bengal untuk memahami dan mengekspresikan &#13;
identitas keagamaannya. Gerakannya mampu membentuk &#13;
komunitas Muslim yang memiliki kesadaran religius, keberanian &#13;
sosial, dan kepercayaan diri dalam menolak subordinasi budaya &#13;
dan politik.&#13;
Pengaruh jangka panjang dari gerakan ini terlihat dalam &#13;
warisan intelektual dan praksis keagamaan di Bangladesh dewasa &#13;
ini. Gerakan Faraidi menjadi inspirasi bagi perkembangan &#13;
gerakan Islam lokal yang berakar kuat pada konteks &#13;
masyarakatnya, sekaligus membuka jalan bagi kebangkitan &#13;
Islam yang lebih luas di Asia Selatan. Dengan demikian, Haji &#13;
Shariatullah dapat dipahami sebagai figur reformis terkemuka &#13;
yang menjembatani semangat Salafiyah dengan keberagamaan &#13;
yang kontekstual dan berkeadilan sosial. Kajian atas kiprahnya &#13;
tidak hanya penting untuk memahami sejarah Islam lokal, tetapi &#13;
juga memberikan pelajaran berharga tentang relevansi gerakan &#13;
reformasi dalam menghadapi tantangan zaman</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Haji</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Idea Press</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Book Section</mods:genre></mods:mods>