@incollection{digilib78294, booktitle = {Jalinan Ilmu dan Peradaban: Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Informas}, title = {Jejak Diaspora India dalam Perjuangan Kemerdekaan}, author = {- Fatiyah}, address = {Yogyakarta}, publisher = {Idea Press}, year = {2025}, pages = {111--126}, keywords = {Sejarah Indonesia, India, Revolusi Fisik}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78294/}, abstract = {Peran diaspora India dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia merupakan bagian penting yang sering kali kurang mendapat sorotan dalam narasi sejarah nasional. Melalui kontribusi tokoh-tokoh kunci seperti Biju Patnaik, diaspora India tidak hanya menunjukkan solidaritas moral, tetapi juga keterlibatan langsung dalam bentuk aksi militer yang konkret, seperti penyelundupan senjata dan evakuasi para pemimpin perjuangan. Aksi-aksi tersebut tidak hanya memperkuat kekuatan fisik Indonesia dalam menghadapi agresi militer Belanda, tetapi juga memberikan semangat dan inspirasi bagi rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan. Selain itu, pemerintah India secara resmi memberikan dukungan politik dan kemanusiaan yang sangat krusial, termasuk melalui diplomasi aktif di forum internasional, yang membantu mengangkat isu kemerdekaan Indonesia ke panggung dunia. Peran ini memperlihatkan bagaimana solidaritas antarnegara yang berbagi pengalaman kolonialisme dapat menjadi kekuatan strategis dalam memperjuangkan hak-hak kedaulatan nasional dan keadilan internasional. Setelah pengakuan kemerdekaan, hubungan bilateral Indonesia dan India terus berkembang dengan sangat positif, berakar pada solidaritas sejarah dan nilai-nilai bersama yang diperjuangkan selama masa revolusi. Hubungan diplomatik formal yang dibangun sejak awal tahun 1950-an memperkuat kerjasama di berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, pendidikan, hingga budaya. Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 di Bandung menegaskan posisi strategis kedua negara sebagai pelopor gerakan non-blok dan pemimpin negara-negara berkembang dalam menghadapi dinamika Perang Dingin dan kolonialisme baru. Warisan hubungan ini tidak hanya penting dalam konteks sejarah, tetapi juga sangat relevan dalam konteks geopolitik dan ekonomi kontemporer. Indonesia dan India terus memperkuat kemitraan strategis, terutama dalam bidang keamanan maritim, teknologi, serta pembangunan berkelanjutan. Kerjasama bilateral ini memperlihatkan bagaimana pengalaman masa lalu menjadi landasan yang kokoh untuk membangun masa depan yang saling menguntungkan dan stabil di kawasan Asia. Dengan demikian, kontribusi diaspora India dan dukungan pemerintah India merupakan contoh nyata solidaritas internasional yang mampu memengaruhi jalannya sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Hal ini sekaligus memperkaya pemahaman kita tentang perjuangan kemerdekaan sebagai fenomena transnasional yang melibatkan berbagai aktor dan negara sahabat. Oleh karena itu, studi tentang diaspora India dan hubungan Indonesia-India tidak hanya penting untuk melengkapi sejarah nasional, tetapi juga berkontribusi dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya kerja sama lintas bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan, kedaulatan, dan kemajuan bersama di dunia yang semakin saling terhubung.} }