    {
      "subjects": [
        297.65
      ],
      "eprintid": 78296,
      "date": 2025,
      "userid": 12253,
      "documents": [
          {
            "language": "id",
            "placement": 1,
            "eprintid": 78296,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-09-14 06:18:09",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1865738,
                  "objectid": 1074695,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1865738",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "17a83fb15dc7bf8e77fab39bbaa6b21d",
                  "filesize": 11898053,
                  "filename": "Identitas Salafi di Jambi.pdf"
                }
            ],
            "content": "published",
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1074695",
            "main": "Identitas Salafi di Jambi.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1074695,
            "format": "text",
            "security": "public",
            "pos": 1,
            "formatdesc": "Identitas Salafi di Jambi"
          }
      ],
      "rev_number": 8,
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "given": "-",
            "honourific": null,
            "family": "Ulya Fuhaidah"
          }
        }
      ],
      "dir": "disk0\/00\/07\/82\/96",
      "keywords": "Salafi",
      "lastmod": "2026-09-14 06:37:32",
      "ispublished": "pub",
      "isbn": "978-623-484-194-7",
      "pagerange": "91-110",
      "publisher": "Idea Press",
      "metadata_visibility": "show",
      "date_type": "published",
      "eprint_status": "archive",
      "status_changed": "2026-09-14 06:37:32",
      "book_title": "Jalinan Ilmu dan Peradaban: Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Informas",
      "datestamp": "2026-09-14 06:37:32",
      "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/eprint\/78296",
      "full_text_status": "public",
      "refereed": "TRUE",
      "divisions": [
        "a-buku"
      ],
      "abstract": "Kelompok Salafi di Jambi berasal dari jaringan Salafi \r\nYogyakarta. Terdapat lima orang tokoh pendiri Salafi di Jambi \r\nyang tidak berafiliasi dengan bantuan dan dana dari luar negeri. \r\nMereka adalah masyarakat Muslim biasa yang ingin mengkaji \r\ndan menjalankan manhaj Salafi dalam kehidupan sehari-hari. \r\nPada awalnya mereka hanya belasan orang, namun seiring \r\ndengan dibubarkannya Laskar Jihad, para pengamal manhaj \r\nSalafi di Jambi semakin bertambah. Yayasan Salafi pertamakali \r\nberdiri pada tahun 2002 dan bergerak di bidang pendidikan dan \r\ndakwah. Berdasarkan tipologi Salafi oleh para ahli, maka Salafi di \r\nJambi dapat dikategorikan sebagai kelompok puris.\r\n Pemahaman kelompok Salafi di Jambi terhadap \r\npengetahuan Salafi dan Wahabi menunjukkan adanya perbedaan \r\ndalam interpretasi. Secara umum, kelompok Salafi menganggap \r\nbahwa ajaran Wahabi merupakan bagian dari gerakan pembaruan \r\nIslam yang sejalan dengan prinsip-prinsip utama Salafiyah, yaitu \r\nkembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah sesuai pemahaman para \r\nsalaf (tiga generasi pertama Islam). Namun, terdapat variasi \r\ndalam penerimaan dan pemaknaan terhadap istilah “Wahabi” \r\nyang oleh sebagian kelompok Salafi dianggap sebagai label \r\npeyoratif yang tidak mencerminkan esensi dakwah tauhid yang \r\ndiajarkan oleh Muhammad bin Abdul Wahhab Kelompok Salafi di Jambi cenderung menekankan aspek \r\npemurnian akidah Islam dari unsur-unsur bid’ah, khurafat, dan \r\ntaklid buta. Mereka juga memiliki ciri khas dalam memahami \r\ndan menerapkan konsep manhaj Salafi dalam kehidupan \r\nsehari-hari yang menolak membidahkan kelompok non-Salafi \r\ndi Jambi. Sementara itu, istilah “Wahabi” sering kali dikaitkan \r\ndengan konteks politik dan sejarah tertentu, terutama kelompok \r\nKhawarij yang tidak sepenuhnya mencerminkan posisi teologis \r\nsemua kelompok Salafi. Dengan demikian, dapat disimpulkan \r\nbahwa meskipun terdapat titik temu antara pemikiran Salafi \r\ndan Wahabi dalam hal akidah dan manhaj, namun pemahaman \r\nterhadap keduanya tidak bersifat seragam, baik di kalangan Salafi \r\nsendiri maupun dalam persepsi masyarakat umum.",
      "type": "book_section",
      "title": "Identitas Salafi di Jambi",
      "place_of_pub": "Yogyakarta"
    }