TY - THES N1 - Dr. Mahbub, M.Ag. ID - digilib78298 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78298/ A1 - Ermaya Zunita Aprilia, NIM.: 24205031038 Y1 - 2026/06/18/ N2 - Penelitian ini menjawab tiga rumusan masalah, pertama, bagaimana posisi intelektual Ibn Ka??r sebagai mu?addi? dalam menafsirkan al-Qur??n berdasarkan kritik riwayat Isr?'?liyy?t. Kedua, bagaimana genealogi keilmuan yang termanifestasi dari al-Mizz? dan Ibn Taymiyyah membentuk sistem kritik riwayat Ibn Ka??r, dan ketiga, mengapa Ibn Ka??r secara sadar membatasi x elaborasi fur?'iyyah di tengah dominasi fuqah?' Sy?fi'? era Maml?k. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan analisis deskriptif-eksplanatif, dioperasionalkan melalui tiga perangkat genealogis Foucault, régime de vérité untuk membaca sistem seleksi riwayat, apparatus untuk melacak pembentukan subjek mufassir oleh al-Mizz? dan Ibn Taymiyyah, serta technology of the self untuk membaca sikap Ibn Ka??r terhadap polemik fikih di era tersebut. Sumber data primer adalah Tafs?r al-Qur'?n al-'A??m, sedangkan data sekunder mencakup Tah??b al-Kam?l karya al-Mizz?, Muqaddimah f? U??l al-Tafs?r dan Majm?' al-Fat?w? karya Ibn Taymiyyah. Penelitian ini menyimpulkan tiga temuan. Pertama, penggunaan frasa All?hu a'lam oleh Ibn Ka??r bukan sekadar ungkapan kehati-hatian, melainkan instrumen epistemis aktif yang memposisikannya sebagai mufassir ahl al-?ad?? yang sikapnya terhadap Isr?'?liyy?t, yakni menerima, menolak, mendiamkan, atau menegosiasikan riwayat berdasarkan standar kritik sanad. Kedua, metodologi Ibn Ka??r dalam menyikapi Isr?'?liyy?t merupakan transmisi apparatus yang dapat dilacak secara genealogis, sistem penilaian perawi dari al-Mizz? dan kompas purifikasi teologis Ibn Taymiyyah ditransposisikan ke dalam tafsirnya. Ketiga, meskipun khilaf fikih hadir di dalam tafsirnya, Ibn Ka??r secara sadar tidak mengelaborasinya secara mendalam sebuah technology of the self yang kalkulatif, memilih identitas mufassir-mu?addi? yang independen adalah strategi bertahan yang lebih efektif di zaman Maml?k dibandingkan polemik fur?'iyyah terbuka di era dominasi ma?hab Sy?fi'?. Kata Kunci: Isr?'?liyy?t, Ibn Ka??r, Genealogi Pengetahuan, Era Maml?k, All?hu a'lam. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Isra'iliyyat KW - Ibn Ka??r KW - Genealogi Pengetahuan KW - Era Mamluk KW - Allahu a'lam. M1 - masters TI - GENEALOGI OTORITAS TAFSIR SUNNI: ANALISIS FRASA ALLAHU A?LAM TERHADAP RIWAYAT ISRA?ILIYYAT DALAM TAFSIR IBN KASIR AV - restricted EP - 273 ER -