<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL DISCOVERY LEARNING (DL) DENGAN METODE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22104040019</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sabrina Annastiar</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Discovery Learning (DL) dengan metode Group Investigation (GI) pada pembelajaran matematika kelas VII MTsN 9 Sleman, Yogyakarta. Dengan menerapkan pembelajaran model ini diharapkan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang lebih efektif terhadap kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa.&#13;
Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain nonequivalent control group design. Variabel pada penelitian ini terdiri dari variabel bebas, yaitu model Discovery Learning (DL) dengan metode Group Investigation (GI) dan variabel terikat pada penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN 9 Sleman tahun ajaran 2025/2026. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VII A dan VII B. Instrumen dalam penelitian ini adalah soal pretest-posttest kemampuan berpikir kritis, prescale-postscale kemandirian belajar siswa, dan modul ajar. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji nonparametrik Mann-Whitney U Test dan uji parametrik Independent Sample t-Test. Analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 27.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji Independent Sample t-Test data N-gain kemampuan berpikir kritis matematika siswa adalah 0,002 &lt; 0,05 (H₀ ditolak), yang artinya bahwa pembelajaran matematika menggunakan model Discovery Learning (DL) dengan metode Group Investigation (GI) efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Selanjutnya, hasil uji Independent Sample t-Test data postscale kemandirian belajar siswa adalah 0,018 &lt; 0,05 (H₀ ditolak), yang artinya bahwa pembelajaran matematika menggunakan model Discovery Learning (DL) dengan metode Group Investigation (GI) efektif terhadap kemandirian belajar siswa.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">510.7 Pendidikan Matematika</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-06-18</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>