%A NIM.: 22104080038 Safinatun Najah %O Dr. Luluk Mauluah, M.Si., M.Pd. %T PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN BENDA KONKRET DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DI KELAS IV MI AL-ISLAMIYAH GROJOGAN %X Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering kali menghadapi tantangan terkait sifat materi yang abstrak, khususnya pada materi pembagian bersusun yang memerlukan pemahaman prosedural yang sistematis. Observasi awal di kelas IV MI Al-Islamiyah Grojogan menunjukkan adanya kesenjangan antara capaian nilai harian dengan kemampuan riil siswa, dimana siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami langkah-langkah algoritma pembagian serta lemah dalam penguasaan konsep perkalian sebagai prasyarat. Permasalahan tersebut berimplikasi pada rendahnya hasil belajar siswa, sehingga diperlukan suatu pendekatan pembelajaran konstruktif yang mampu memfasilitasi siswa dalam menemukan konsep secara mandiri dan bermakna melalui pendekatan konstruktivisme berbantuan benda konkret. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang menggunakan pendekatan konstruktivisme berbantuan benda konkret dan dengan tanpa benda konkret. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experimental dan desain Posttest Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 51 siswa, dengan kelas IV A sebagai kelas eksperimen (26 siswa) dan kelas IV C sebagai kelas kontrol (25 siswa). Data dikumpulkan melalui posttest hasil belajar dan lembar observasi keterlaksanaan model. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pendekatan konstruktivisme baik dengan maupun tanpa benda konkret terlaksana dengan kategori sangat baik dengan rata-rata persentase keterlaksanaan masing-masing 96,5% dan 100,0%. Analisis data hasil belajar menunjukkan rata-rata kelas eksperimen sebesar 85,35 dengan persentase ketuntasan 76,9%, sementara kelas kontrol sebesar 64,44 dengan persentase ketuntasan sebesar 52,0%. Uji hipotesis menggunakan Mann Whitney U Test menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,006 (< 0,05), yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang menggunakan pendekatan konstruktivisme berbantuan benda konkret dengan siswa yang menggunakan pendekatan konstruktivisme tanpa benda konkret. Penggunaan benda konkret terbukti efektif dalam mendukung konstruksi pemahaman siswa pada materi pembagian bersusun. %K media konkret; hasil belajar matematika %D 2026 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib78309