<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN BUDAYA RELIGIUS SISWA DI SDI LUKMANUL HAKIM KABUPATEN BLITAR</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22104090052</mods:namePart><mods:namePart type="family">Moch Rizki Kurniawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pengembangan budaya religius di lingkungan sekolah dipandang sebagai&#13;
upaya relevan dalam mengatasi fenomena penurunan karakter pada pelajar yang&#13;
semakin meningkat. Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam merancang&#13;
kebijakan dan membudayakan nilai keislaman dalam keseharian sekolah.&#13;
Penelitian ini dilakukan di SDI Lukmanul Hakim Kabupaten Blitar, sekolah dasar&#13;
Islam terakreditasi A yang telah mengintegrasikan pembinaan nilai keislaman&#13;
dalam aktivitas sekolah, dipandang relevan untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan&#13;
mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam mengembangkan budaya religius&#13;
siswa di SDI Lukmanul Hakim, serta proses perencanaan, implementasi, dan&#13;
evaluasi strategi tersebut. Secara teoretis, penelitian diharapkan memperkaya&#13;
kajian manajemen pendidikan Islam terkait kepemimpinan kepala sekolah dalam&#13;
pengembangan budaya religius. Secara praktis, hasil penelitian diharapkan menjadi&#13;
masukan bagi kepala sekolah, guru, orang tua, dan yayasan dalam memperkuat&#13;
pembinaan karakter religius peserta didik secara berkelanjutan.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus,&#13;
berlokasi di SDI Lukmanul Hakim Kabupaten Blitar. Subjek penelitian ditentukan&#13;
secara purposive, meliputi kepala sekolah, koordinator program, dan guru. Data&#13;
dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan, dan&#13;
dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles, Huberman, dan Saldana meliputi&#13;
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji&#13;
melalui triangulasi sumber dan teknik.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan strategi kepala sekolah diwujudkan melalui&#13;
tiga belas program keagamaan dalam empat bentuk kegiatan, yaitu pembiasaan,&#13;
intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, yang saling melengkapi&#13;
membentuk ekosistem pendidikan religius. Kepala sekolah menjalankan strategi&#13;
melalui perencanaan berbasis Kurikulum Satuan Pendidikan, implementasi yang&#13;
dilaksanakan melalui keteladanan langsung, delegasi kepada Tim Keagamaan, dan&#13;
sinergi dengan orang tua, serta evaluasi melalui rapat rutin dan instrumen&#13;
pemantauan tertulis.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">371.102 Kepemimpinan Bidang Pendidikan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-07-13</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>