<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>STUDI FENOMENOLOGIS INTERAKSI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MA DIPONEGORO YOGYAKARTA TA 2025/2026</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 24204021002</mods:namePart><mods:namePart type="family">Aufa Rahma</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran Bahasa Arab yang&#13;
berlangsung melalui berbagai aktivitas dan bentuk interaksi antara guru dan siswa&#13;
maupun antarsiswa. Interaksi tersebut menjadi bagian dari pengalaman&#13;
pembelajaran yang dialami dan dimaknai siswa secara beragam. Meskipun&#13;
demikian, pengalaman pembelajaran tersebut belum sepenuhnya dipahami secara&#13;
mendalam, terutama pada aspek kognitif, afektif, sosial, dan spiritual serta faktorfaktor&#13;
yang mendukung dan menghambatnya. Oleh karena itu, penelitian ini&#13;
bertujuan untuk memahami pengalaman pembelajaran Bahasa Arab di MA&#13;
Diponegoro Yogyakarta, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat&#13;
pengalaman pembelajaran, serta merumuskan model pembelajaran Bahasa Arab&#13;
berdasarkan pengalaman mengajar guru dan pengalaman belajar siswa.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian&#13;
fenomenologi yang mengacu pada prosedur analisis Moustakas. Partisipan&#13;
penelitian terdiri atas enam siswa kelas X MA Diponegoro Yogyakarta yang dipilih&#13;
secara purposive, dengan guru Bahasa Arab sebagai informan. Data dikumpulkan&#13;
melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, angket, dan dokumentasi.&#13;
Analisis data dilakukan melalui tahapan epoche, horizontalization, reduksi&#13;
fenomenologis, pengelompokan tema, deskripsi tekstural, deskripsi struktural, dan&#13;
sintesis esensi pengalaman.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman pembelajaran Bahasa&#13;
Arab berlangsung melalui interaksi guru dan siswa maupun antarsiswa dalam&#13;
bentuk tanya jawab, diskusi, bimbingan, dan saling membantu dalam memahami&#13;
materi, serta mencakup dimensi kognitif, afektif, sosial, dan spiritual. Pengalaman&#13;
kognitif berupa pemahaman mufradat, nahwu-sharaf, membaca, menerjemahkan,&#13;
dan muhadatsah; pengalaman afektif berupa rasa senang, nyaman, percaya diri,&#13;
maupun malu dan takut salah; pengalaman sosial berupa bimbingan guru dan&#13;
bantuan teman sebaya; serta pengalaman spiritual berupa pemaknaan Bahasa Arab&#13;
untuk memahami Al-Qur'an, hadis, mahfudzat, dan kehidupan sehari-hari. Faktor&#13;
pendukung meliputi penyampaian materi bertahap dengan contoh konkret,&#13;
pengulangan, pengaitan materi dengan kehidupan dan nilai keislaman, suasana&#13;
belajar yang menyenangkan, serta dukungan guru dan teman sebaya. Faktor&#13;
penghambat meliputi kesulitan nahwu-sharaf, kurangnya pengulangan mandiri,&#13;
kondisi fisik, rasa malu dan takut salah, suasana kelas yang ramai, serta perbedaan&#13;
kesiapan siswa. Berdasarkan sintesis pengalaman mengajar guru, pengalaman&#13;
belajar siswa, serta faktor pendukung dan penghambat tersebut, dirumuskan Model&#13;
Pembelajaran Ta'amulistik. Model ini menekankan keterlibatan aktif siswa,&#13;
dukungan guru dan teman sebaya, pengalaman belajar yang bermakna, serta&#13;
pengaitan materi dengan kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai keislaman. Model&#13;
terdiri atas pendekatan konstruktivistik, sintaks, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem&#13;
pendukung, serta dampak instruksional dan dampak pengiring. Sintaksnya terdiri&#13;
atas tujuh tahap, yaitu kesiapan belajar, menghubungkan pengalaman awal, eksplorasi dan konstruksi pemahaman, interaksi dan kolaborasi, praktik dan&#13;
penguatan, refleksi dan pemaknaan, serta tindak lanjut. Dampak instruksional&#13;
berupa penguasaan mufradat, penguasaan kaidah Bahasa Arab, kemampuan&#13;
membaca, menerjemahkan, dan melakukan muhadatsah, sedangkan dampak&#13;
pengiring berupa kepercayaan diri, kedisiplinan, pemaknaan Bahasa Arab sebagai&#13;
sarana memahami ajaran Islam, serta orientasi masa depan berupa kesiapan untuk&#13;
melanjutkan studi dan berperan di masyarakat. Model yang dirumuskan bersifat&#13;
konseptual berdasarkan temuan fenomenologis dan belum diuji efektivitasnya.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">492.77 Pendidikan Bahasa Arab</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-07-31</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>