%0 Thesis %9 Skripsi %A Qoriatul lailiah, NIM.: 22104030014 %B FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN %D 2026 %F digilib:78455 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Metode Kibar, Kelancaran Membaca Al-Qur'an, Anak Usia Dini. %P 137 %T PENERAPAN METODE KIBAR DI TK ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL (ABA) SAPEN YOGYAKARTA %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78455/ %X Pembelajaran Al-Qur’anْ sejakْ usiaْ diniْ termasuk dasar krusial pembentukan kognitif, bahasa, dan nilai agama anak pada masa keemasan (golden age). Studi berfokus utama guna mengetahui penerapan Metode Kibar di TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Sapen Yogyakarta, mengetahui capain membaca buku Kibar di Kelas B2, serta mengidentifikasi berbagai faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembelajaran. Pendekatan kualitatif yang diterapkan yaitu jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas/pengajar Al-Qur'an, dan anak usia dini di TK ABA Sapen. Observasi partisipatif terhadap kegiatan pembelajaran Al-Qur'an disertai wawancara mendalam bersama pihak pengajar, dan dokumentasi terkait perkembangan kemampuan membaca dipilih sebagai teknik mengumpulkan data. Analisis data bertahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menjabarkan bahwasanya penerapan Metode Kibar di TK ABA Sapen Proses penerapan metode Kibar di TK ABA Sapen diterapkan terjadwal dan terstruktur. Pembelajaran Al-Qur’anْ sebanyakْ tigaْ kaliْ seminggu, yaitu pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Waktu pembelajaran dimulai pada pagi hari setelah kegiatan pembukaan selesai dan dilaksanakan melalui dua model pengelolaan kelas, yaitu metode klasikal untuk pembiasaan hafalan surat pendek dan doa harian, serta metode privat/individual bermetodekan buku jilid Kibar Pra, A, B, dan C guna memantau perkembangan anak secara intensif. Capaian membaca Al-Qur’anْ anakْ menunjukkanْ perkembanganْ cukupْ baikْ pada kemampuan membaca Al-Qur’anْ setelahْ bermetodekan Kibar. Perkembangan dilihat dari beberapa aspek, antara lain kemampuan mengenal huruf hijaiyah, kemampuan membaca harakat, ketepatan makhraj, serta kelancaran membaca. Faktor pendukung utama meliputi kompetensi pengajar yang sabar, pemanfaatan media menarik seperti flashcard dan lagu islami, serta motivasi anak diperkuat dukungan orang tua. Sementara itu, faktor penghambat adalah keterbatasan tenaga pengajar, variasi kecepatan fokus anak, keterbatasan waktu, serta kurangnya pengulangan (muraja'ah) secara konsisten di lingkungan rumah. Kata kunci : Metode Kibar, Kelancaran Membaca Al-Qur'an, Anak Usia Dini. %Z Drs. H. Suismanto, M.Ag